Bandel Tak Mau Kucurkan CSR, DPRD: Ingat Ngais Rezeki di Surabaya Lho

Berdalih Perusahaan Skala Nasional

Bandel Tak Mau Kucurkan CSR, DPRD: Ingat Ngais Rezeki di Surabaya Lho © mili.id

Camelia Habiba

Mili.id - Komisi A DPRD Surabaya menyoroti minimnya dana corporate social responsibility (CSR) yang diterima pemkot Surabaya. Menurut Wakil Ketua Komisi A, Camelia Habiba, berdasarkan data yang diterima pihaknya, tahun 2022 cuma 15 perusahaan menggelontor CSR sebesar 3%.

Kendati begitu, ia menyebut masih banyak perusahaan besar tidak masuk list pemenuhan kewajiban CRS atau tanggung jawab sosial perusahaannya. "Kami akan panggil, akan mendengar sisi (jawaban) mereka," terang Habiba, Selasa kemarin.

Ia menegaskan, perusahaan yang tak memenuhi kewajiban CSR, dinilai kurang simpati atau cinta kepada kota Pahlawan, pun juga kepada warganya. Sehingga, jalan keluarnya adalah, dengan memanggil sejumlah perusahaan tersebut.

Pasalnya tutur Habiba, mereka berdalih, perusahaannya skala nasional, dan CSR nya ada di pemerintah pusat, kemudian juga di daerah lain.

Memang, ia mengakui, secara status mereka adalah perusahaan besar. Misalnya BUMN, namun legislator PKB tersebut mengingatkan, mereka juga mengais rezeki dari warga Kota Surabaya.

Sehingga papar dia, mereka juga harus peduli atau mempunyai rasa timbal balik ke warga kota Surabaya. "Cuma khawatirnya ada miss, itu yang kita cari solusi nya." demikian Camelia Habiba. (rar)

Baca juga: Eri Sikat Pungli SWK, Pengelolaan PKL Dikembalikan ke Pemkot

Editor : Redaksi



Berita Terkait