mili.id – Dinas Sosial Kota Surabaya kembali menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Surabaya melalui pelatihan teknik pencarian dan penyelamatan korban tenggelam (water rescue), Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Sungai Taman Tirta Ngagel Surabaya ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme anggota TAGANA dalam penanganan bencana, khususnya operasi penyelamatan di perairan.
Baca juga: Kolaborasi Vasa Hotel dan Dinsos Surabaya Penuhi Kebutuhan Popok Bayi Warga
Koordinator TAGANA Kota Surabaya, Sigit Ari Ekianto, mengatakan bahwa pelatihan water rescue merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas personel agar lebih siap menghadapi situasi darurat di lapangan.
Acara dibuka oleh Pembina TAGANA Kota Surabaya, Edi Siswanto, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota TAGANA yang selama ini selalu sigap merespons berbagai kejadian bencana serta berkomitmen meningkatkan kompetensi melalui berbagai pelatihan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota TAGANA Kota Surabaya yang senantiasa siap membantu masyarakat saat terjadi bencana dan terus berupaya meningkatkan kemampuan melalui kegiatan pelatihan seperti ini,” ujar Edi.
Baca juga: Pemilu 2024, Pemkot Surabaya Dirikan TPS di Liponsos dan Griya Wredha
Materi pelatihan disampaikan oleh instruktur dari Basarnas Surabaya, Johan, yang memberikan pembekalan mengenai teknik dasar penyelamatan korban di air serta standar keselamatan bagi petugas penyelamat.
Menurut Johan, proses penyelamatan di perairan memiliki risiko tinggi apabila dilakukan tanpa pengetahuan dan keterampilan yang memadai.
Baca juga: Ini Sosok Sopir Ambulans Dinsos Surabaya Korban Tewas Elf Tertabrak KA di Lumajang
“Penyelamatan di air sangat berisiko apabila tidak dilakukan dengan benar karena penolong dapat ikut menjadi korban. Sebelum melaksanakan penyelamatan, petugas wajib melakukan pemanasan fisik untuk menghindari kram otot,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Edi Siswanto berharap seluruh anggota TAGANA Kota Surabaya semakin terampil, handal, dan profesional dalam menjalankan tugas kemanusiaan, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal saat terjadi bencana di lapangan.
Editor : Redaksi
