Mili.id - Upaya Indonesia dalam program pembimbingan dan mengembalikan klien pemasyarakatan ke masyarakat menarik perhatian internasional. Hal ini terlihat dari kunjungan delegasi Sukarelawan Pembimbing Kemasyarakatan (Hogoshi) Jepang ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat, Jumat (17/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, para delegasi melihat langsung berbagai program pembimbingan yang dijalankan, mulai dari bimbingan kepribadian hingga pelatihan keterampilan.
Kepala Bapas Jakarta Barat, Sri Susilarti, menjelaskan bahwa pihaknya terus mengembangkan program berbasis kemandirian, salah satunya melalui pelatihan hidroponik.
“Ini menjadi bekal bagi klien agar bisa mandiri saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Bandara Pokémon Pertama Dunia Hadir di Jepang, Jadi Destinasi Wisata Imersif Mulai Juli 2026
Tak hanya itu, program aquaponik berupa budidaya ikan nila juga diperkenalkan sebagai alternatif usaha sederhana yang dapat dijalankan klien.
Baca juga: Polda Metro Jaya Selidiki Isu Dugaan Jaringan Pedofilia WN Jepang di Blok M
Apresiasi datang dari Direktur Eksekutif Federasi Hogoshi Jepang, Shoji Imafuku. Ia menilai program yang dijalankan tidak hanya membekali keterampilan, tetapi juga membangun rasa percaya diri.
“Ini sangat penting untuk membantu mereka memulai kembali kehidupan di masyarakat,” kata Shoji.
Sebanyak 28 delegasi Hogoshi Jepang mengikuti kunjungan ini dengan pendampingan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan RI.
Baca juga: Indonesia Fair 2026 Nagoya Jadi Ajang Promosi Ekonomi Kreatif dan Budaya Indonesia
Kunjungan ini diharapkan memperkuat kerja sama dan pertukaran pengalaman dalam menciptakan sistem pembimbingan yang lebih baik.
Editor : Eka Ardimiyati
