Mili.id – Bencana tanah dan batu longsor terjadi di Desa Sangkanayu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu pagi, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka serius.
Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Revon Haprindiat, mengatakan pihaknya langsung melakukan evakuasi korban dan membawa ke rumah sakit. Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan di tengah potensi cuaca ekstrem.
Baca juga: Gempa M6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.55 WIB di Dusun Tambleg Pondokangka. Kepala Desa Sangkanayu, Ali Nur Setiawan, menjelaskan longsor dipicu jatuhnya batu besar dari tebing yang langsung menghantam dapur rumah warga.
Baca juga: Gempa M 6,7 Guncang Palu, Pasien dan Pengunjung RS Samaritan Dievakuasi ke Area Terbuka
Akibat kejadian tersebut, seorang warga bernama Yanti (37) meninggal dunia di lokasi, sementara Kasini (34) mengalami luka serius. Proses evakuasi dilakukan oleh warga bersama perangkat desa dari reruntuhan bangunan yang terdampak.
Kedua korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bobotsari untuk penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Tiga Kali Meletus, Warga Delapan Desa Diminta Waspadai Banjir Lahar
BPBD setempat juga terus mendorong penguatan Desa Tangguh Bencana (Destana) guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Editor : Redaksi
