Instruksi tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, pada hari pertama masuk kerja usai libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Rabu (25/3/2026).
Mili.id - Di tengah dorongan pemerintah pusat untuk efisiensi energi melalui kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan terobosan lokal yang tak kalah menarik. Seluruh ASN diajak meninggalkan kendaraan bermotor setiap hari Jumat dan beralih ke sepeda.
Instruksi tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, pada hari pertama masuk kerja usai libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: Gelap Gulita, Pria 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Lapangan Surodinawan Mojokerto
Perempuan yang akrab disapa Ning Ita itu menilai, semangat efisiensi dari kebijakan WFH seharusnya tak berhenti pada pengurangan kehadiran di kantor saja. Lebih dari itu, penghematan bahan bakar minyak (BBM) bisa didorong langsung dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.
“Kalau nawaitunya, outcome WFH ASN ini untuk penghematan BBM sampai 20 persen. Nah, saya punya inovasi, setiap hari Jumat seluruh ASN Pemko Mojokerto tidak usah pakai kendaraan bermotor, tapi gowes semuanya,” ujarnya.
Tak sekadar bersepeda, kegiatan ini juga akan dipadukan dengan kerja bakti bersama masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap program Indonesia Asri yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Ning Ita, konsep ini bukan hal baru. Pada periode kepemimpinannya sebelumnya, kegiatan serupa telah rutin dilakukan dan terbukti mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Dulu setiap Jumat kita turun ke masyarakat dengan gowes. Ini akan kita aktifkan kembali dan diintegrasikan dengan kerja bakti,” ungkapnya.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
Untuk menunjang aktivitas tersebut, ASN juga diperbolehkan mengenakan pakaian yang lebih fleksibel agar nyaman saat beraktivitas di lapangan.
Melalui gerakan ini, Pemkot Mojokerto tak hanya membidik efisiensi energi, tetapi juga ingin membangun budaya hidup sehat, menekan emisi, serta memperkuat kolaborasi antara ASN dan warga dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kota.
Editor : Redaksi
