Prabowo Gelar Rapat Terbatas di Hambalang, Bahas Swasembada Pangan hingga Kesiapan Idul Fitri
Mili.id - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang. Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah strategis nasional, termasuk evaluasi program prioritas pemerintah dan kesiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Informasi mengenai rapat tersebut disampaikan oleh Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet Republik Indonesia pada Senin (9/3/2026). Dalam keterangannya, ia menyebut rapat difokuskan pada dua agenda utama, yakni perkembangan program swasembada nasional serta persiapan menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
Menurut Teddy, pemerintah melakukan evaluasi terhadap berbagai program strategis, terutama yang berkaitan dengan swasembada pangan, energi, dan minyak. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan target kemandirian nasional di sektor-sektor vital tersebut dapat tercapai.
Selain itu, rapat juga menyoroti kesiapan pemerintah menghadapi Idul Fitri 2026, khususnya terkait ketersediaan bahan pangan dan pasokan energi bagi masyarakat.
“Pemerintah memastikan stok pangan dan pasokan LPG tetap aman menjelang Hari Raya Idul Fitri,” tulis Teddy dalam keterangannya.
Rapat terbatas tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting kabinet, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Baca juga: Pemerintah Target Kurangi Ketergantungan Impor, Swasembada Bawang Putih Dikejar Empat Tahun
Turut hadir pula Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Selain membahas agenda strategis pemerintah, pada hari yang sama Presiden Prabowo juga meresmikan ratusan jembatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil.
Dalam peresmian yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden Republik Indonesia, Prabowo mengumumkan pembangunan 218 jembatan yang terdiri dari 77 jembatan Bailey, 59 jembatan Aramco, dan 82 jembatan perintis.
Baca juga: Optimalkan Hasil Panen Jagung, Pak Bhabin Bersama Kelompok Tani Monitoring dan Perawatan Tanaman
Presiden menilai pembangunan infrastruktur tersebut merupakan pencapaian besar karena seluruh proyek dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar 2,5 bulan.
“Dengan mengucap bismillah, pada sore hari ini Senin 9 Maret 2026 saya, Presiden Republik Indonesia, meresmikan 77 jembatan Bailey, 59 jembatan Aramco, dan 82 jembatan perintis,” ujar Prabowo.
Peresmian ratusan jembatan tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi logistik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya di daerah yang selama ini sulit dijangkau.
Editor : Redaksi
