Manasik Haji Wilayah Barat Situbondo, Kemenag Bekali Jamaah Pemahaman Tawaf Ifadah dan Layanan Pasca Armuzna

Manasik Haji Wilayah Barat Situbondo, Kemenag Bekali Jamaah Pemahaman Tawaf Ifadah dan Layanan Pasca Armuzna © mili.id

Kegiatan manasik haji bagi jamaah wilayah barat Kabupaten Situbondo digelar di Aula STAI Achmad Sibawayhie Demung, Kecamatan Besuki, Kamis (12/2/2026).

Mili.id - Kegiatan manasik haji bagi jamaah wilayah barat Kabupaten Situbondo digelar di Aula STAI Achmad Sibawayhie Demung, Kecamatan Besuki, Kamis (12/2/2026). Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan pembekalan calon jamaah haji yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo guna meningkatkan kesiapan jamaah, baik dari sisi pengetahuan, mental, maupun spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Muhammad Mudhofar, yang juga bertugas sebagai Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) kloter Situbondo. Dalam paparannya, ia mengulas secara mendalam tentang pelaksanaan tawaf ifadah dan layanan inadah di Mekkah pasca fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Baca juga: Pemprov Jatim Pasang Bronjong dan Keruk Sungai Selogowo Situbondo untuk Cegah Banjir

Mudhofar menekankan bahwa tawaf ifadah merupakan salah satu rukun haji yang wajib dilaksanakan dan tidak dapat digantikan. Oleh karena itu, pemahaman teknis serta kedisiplinan jamaah dalam mengikuti alur pergerakan menjadi hal yang sangat penting. Ia juga menjelaskan berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan jamaah setelah fase Armuzna, termasuk pengaturan waktu, pola pergerakan menuju Masjidil Haram, serta koordinasi dengan petugas kloter.

Dengan penyampaian yang komunikatif dan aplikatif, Mudhofar memberikan gambaran situasi riil di lapangan. Ia menguraikan potensi kendala yang kerap muncul, mulai dari kepadatan jamaah, kelelahan fisik, hingga manajemen waktu yang kurang tepat. Melalui simulasi dan penjelasan praktis, jamaah diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menghadapi kondisi sebenarnya saat berada di Mekkah.

Baca juga: Kemenag Situbondo Akui Oknum Staf Lakukan Pungli

Suasana kegiatan berlangsung tertib, hangat, dan penuh antusiasme. Para jamaah tampak serius menyimak setiap materi yang disampaikan. Tidak sedikit peserta yang mencatat poin-poin penting sebagai bekal pribadi. Interaksi aktif pun terlihat saat sesi tanya jawab dibuka. Beragam pertanyaan diajukan, terutama terkait teknis pelaksanaan tawaf ifadah dan mekanisme layanan pasca Armuzna.

Manasik haji wilayah barat ini diikuti oleh jamaah yang sebagian besar berasal dari KBIHU Abu Hanifah. Kehadiran mereka mencerminkan kesungguhan dan komitmen dalam mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji secara tertib dan meraih predikat haji mabrur.

Baca juga: Pencuri Sapi di Pakem Bondowoso Tertangkap, Puluhan Massa Duduki Mapolsek

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi materi kedua guna memperkaya wawasan dan pemahaman jamaah terhadap seluruh rangkaian prosesi ibadah haji di Tanah Suci. Melalui pembekalan yang berkelanjutan ini, diharapkan seluruh calon jamaah haji Kabupaten Situbondo dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan penuh kekhusyukan.

Editor : Redaksi



Berita Terkait