Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat di RS Bhayangkara Surabaya. (Foto: Zain Ahmad/mili.id).
Surabaya, mili.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, tempat identifikasi jenazah korban ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jumat (10/10/2025) petang.
Dalam momen ini, Gus Ipul memastikan pemerintah memberikan pendampingan, perlindungan sosial, serta bantuan kesehatan dan pendidikan bagi seluruh korban.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
"Tentu kami pemerintah akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan pendampingan, memberikan hal-hal yang dibutuhkan oleh keluarga korban, atau mereka yang luka-luka," tegasnya.
Gus Ipul mengatakan bahwa seluruh korban baik yang mengalami luka ringan maupun luka berat, serta keluarga korban meninggal, akan mendapat dukungan sesuai kebutuhan masing-masing. Bantuan mencakup jaminan kesehatan, pemulihan korban, serta santunan sosial.
"Semuanya masih dalam proses asesmen. Dan hasil asesmen itu nanti akan kita tindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret, mulai dari perlindungan, jaminan kesehatan, kemudian pemulihan korban maupun keluarganya," jelasnya.

Mantan Walikota Pasuruan ini menyebut jumlah korban meninggal dunia akibat ambruknya bangunan tiga lantai Ponpes Al Khoziny mencapai 63 orang.
Dari jumlah tersebut, 12 korban masih dalam proses identifikasi. Selain itu, terdapat 74 korban luka ringan dan 24 korban luka berat.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
Gus Ipul menambahkan pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada para santri yang menjadi penyandang disabilitas akibat peristiwa tersebut, termasuk memastikan hak pendidikan mereka tetap terpenuhi.
"Makanya besok saya dengan Komisi Disabilitas Nasional akan mendengarkan dan sekaligus memberikan saran kepada santri-santri yang sekarang mungkin karena kakinya diamputasi, tangannya diamputasi," tuturnya.
Pemerintah bersama pihak swasta juga akan menjamin kelanjutan pendidikan anak-anak tersebut melalui program beasiswa dan dukungan perlindungan sosial.
Baca juga: Cegah Jukir Tidak Resmi, Dishub Surabaya Tempel Foto Petugas di 819 Titik Parkir
"Insya Allah dijamin semua. Baik ada pihak-pihak swasta yang menjamin maupun pemerintah juga akan memberikan jaminan anak-anak ini akan mendapatkan dukungan beasiswa sampai selesai," katanya.
Gus Ipul menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu penanganan pascainsiden tersebut.
"Intinya di sini kelihatan sekali gotong royong dan kebersamaan dari semua pihak dalam menanggulangi pasca musibah ini," tandasnya.
Editor : Zain Ahmad
