Pentas Lagu Anak Sahabat Dolanan KILA 2025 Hidupkan Kembali Musik Anak Indonesia

Pentas Lagu Anak Sahabat Dolanan KILA 2025 Hidupkan Kembali Musik Anak Indonesia © mili.id

Pentas Lagu Anak “Sahabat Dolanan” rangkaian program nasional Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2025 di Balai Pemuda Surabaya Jumat (3/10/2025). (Foto: Fahrizl Tito/mili.id)

Surabaya, mili.id – Suasana riuh dan penuh tawa anak-anak memenuhi Balai Pemuda Surabaya saat Pentas Lagu Anak “Sahabat Dolanan” digelar. Acara ini menjadi penutup rangkaian program nasional Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2025 di Surabaya. Jumat (3/10/2025).

Penonton, mulai dari siswa, guru, hingga orang tua, larut dalam keceriaan saat lagu-lagu anak hasil karya pemenang Lomba Cipta Lagu KILA 2020–2025 dibawakan dengan penuh semangat. Banyak anak ikut bernyanyi bersama, menambah meriah suasana.

Baca juga: Seniman Surabaya Berduka, Rencana Pengosongan Galeri DKS Picu Gelombang Penolakan

Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan RI, Saifullah Agam, menegaskan pentingnya menghidupkan kembali ruang bagi lagu anak.

“Dulu lagu anak begitu dekat dengan kehidupan kita. Sekarang banyak anak lebih hafal lagu orang dewasa. KILA hadir untuk mengembalikan ekosistem lagu anak,” ujarnya.

Baca juga: Seniman Surabaya ini Punya Cara Pandang Lain Soal Hubungan DKS dan Pemkot

Sejumlah sekolah di Surabaya tampil, seperti SDN Ketintang 1, SD Santo Yoseph, SDN Sumur Welut 3, Vision School, hingga band SMAN 4 Sidoarjo. Mereka membawakan lagu anak dengan aransemen unik, dari paduan suara hingga format band.

Menurut Dhenok Bientarno, penasihat kegiatan KILA, pentas ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga upaya membangun ekosistem musik anak yang sehat. “Kami ingin lagu anak bisa diterima semua kalangan: anak, remaja, guru, maupun orang tua,” katanya.

Dalam pentas ini juga menampilkan para Duta KILA: Theo, Saka, Alisha, Angel, Nikeisha, Shelomita, Mikael, Aiko, Krissan, dan Shabiyya. Mereka merupakan pemenang lomba menyanyi KILA dari tahun 2020 hingga 2024 yang kini menjadi wajah baru penyanyi anak Indonesia. Mereka membawakan lagu-lagu anak modern yang tetap penuh pesan edukatif.

Baca juga: Dari Plastik hingga Kaca, ARTSUBS 2025 Tawarkan Ragam Media Seni Kontemporer

Tarian dari Sanggar Laboratorium Remo Surabaya menambah hangat suasana, membuat banyak orang tua terharu sekaligus bernostalgia.

Program KILA sendiri sudah berjalan sejak 2020 dan melahirkan puluhan lagu anak baru yang kini hadir di berbagai platform digital.

Editor : Fahrizal Tito



Berita Terkait