Evakuasi jenazah korban ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo (Foto: Basarnas Surabaya)
Sidoarjo, mili.id - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 5 jenazah korban ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, Jumat (3/10/2025).
Lima jenazah korban telah dibawa ke Posko Post Mortem Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya untuk proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).
Baca juga: Tangan Palsu untuk Nur Ahmad, Santri Surabaya Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto meninjau langsung Posko Post Mortem tersebut. Dia menegaskan bahwa setelah golden time atau masa 72 jam pencarian, pihaknya telah menyiapkan RS Bhayangkara sebagai pusat identifikasi korban.
"Kami telah menyiapkan Rumah Sakit Bhayangkara untuk dipusatkan sebagai tempat identifikasi korban robohnya pesantren ini," ujar Irjen Nanang.
Irjen Nanang menambahkan bahwa pihak keluarga korban telah mengumpulkan data ante mortem dan post mortem sebagai data pelengkap bagi Tim DVI dalam melakukan proses identifikasi.
Menurut data terakhir dari DVI, total 58 korban masih tertimbun reruntuhan bangunan. Dan hingga Jumat siang, 5 jenazah telah ditemukan dan sedang dalam proses identifikasi.
Baca juga: Proses Identifikasi Jenazah Korban Ponpes Ambruk Kini Masuk Fase Sulit

Editor : Narendra Bakrie
