Dusan Vlahovic dari Juventus merayakan mencetak gol kedua timnya selama pertandingan MD1 Liga Liga Champions 2025/26 antara Juventus dan Borussia Dortmund di Stadion Juventus pada (16/9/2025)di Turin, Italia. (istimewa)
Turin, mili.id - Allianz Stadium menjadi saksi laga penuh drama ketika Juventus dipaksa berbagi angka 4-4 dengan Borussia Dortmund pada laga pembuka fase Liga Champions 2025/2026, Rabu (17/9) dini hari WIB.
Dusan Vlahovic tampil sebagai bintang penyelamat. Masuk dari bangku cadangan, striker Serbia itu mencetak dua gol dan satu assist yang menjaga asa Si Nyonya Tua hingga detik terakhir.
Baca juga: Debut Gemilang Spalletti: Juventus Langsung Menang di Kandang Cremonese
Juventus sebenarnya datang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai menang 4-3 atas Inter Milan di Serie A akhir pekan lalu. Namun, Dortmund menunjukkan diri sebagai lawan tangguh dengan permainan cepat dan penuh determinasi.
Dortmund unggul lebih dulu melalui Karim Adeyemi (53’), sebelum Kenan Yildiz membalas dengan gol indah ala Alessandro Del Piero (63’). Sayangnya, keunggulan itu hanya bertahan sebentar, karena Felix Nmecha kembali membawa Dortmund di depan (65’).
Baca juga: Juventus Pecat Igor Tudor: Akhir Era Pendek, Awal Krisis Panjang di Turin
Masuknya Vlahovic menjadi titik balik. Hanya tiga menit berada di lapangan, ia langsung menyamakan kedudukan (68’). Namun, blunder kiper Michele Di Gregorio membuka jalan bagi Yan Couto (74’), yang dilanjutkan penalti Ramy Bensebaini (86’) untuk membawa Dortmund unggul 4-2.
Juventus tampak hampir tak berdaya, tapi drama sesungguhnya baru dimulai di injury time. Vlahovic mencetak gol keduanya (90+4’), lalu mengirim assist brilian kepada Lloyd Kelly yang menanduk bola masuk dengan diving header (90+6’). VAR sempat menunda euforia, namun gol dinyatakan sah dan Allianz Stadium pun bergemuruh.
Baca juga: Duel Sengit Tanpa Gol: Juventus dan AC Milan Gagal Pecahkan Kebuntuan di Turin
Laga berakhir imbang 4-4. Juventus memang kehilangan poin penuh, tapi semangat juang mereka mengingatkan pada kejayaan Eropa di masa lalu. Sementara itu, Dortmund berhak pulang dengan kepala tegak setelah tampil efektif dan hampir mencuri kemenangan di Turin.
Editor : Muhammad
