Ajeng Wira Wati Foto © Mili.id
Mili.id - Untuk memastikan data penerima beasiswa SMA/SMK sederajat di Surabaya, Ajeng Wira Wati, Wakil Ketua Komisi D mendesak dinas terkait proaktif berkomunikasi dengan (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) MKKS.
"Mestinya dinas intens melakukan komunikasi terkait data penerimaan beasiswa ini." ujar Ajeng kepada Mili.id
Data tersebut, lanjut Ajeng nantinya disinkronkan ke database dinas sosial, untuk menghindari penerimaan double dengan bansos PIP pemerintah pusat.
"Sinkronisasi itu jelas tujuannya agar tidak terjadi penerima beasiswa double," tegas legislator Gerindra tersebut.
Kendati begitu, Ajeng mejabarkan, Komisi D saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak terkait, sepakat tetap membuka pendaftaran gelombang ke 2 pada Minggu depan.
"Supaya permasalahan MBR yang belum terdaftar di data Dinsos, bisa tetap melaporkan data siswa lewat website besmart.surabaya.go.id." beber Ajeng.
Kemudian, tambah Ajeng, juga akan direncanakan revisi perwali persyaratan MBR yang sebelumnya tercantum hanya di Juknis.
Supaya, papar Ajeng untuk memasifkan sosialisasi penerima beasiswa tersebut. "Hal ini seperti yang saya utarakan Sebelumnya, yaitu pencantumkan persyaratan MBR di aturan perwali. Supaya masyarakat tidak bingung dan tidak pesismis. dikira beasiswa ini hanya untuk yang prestasi." demikian urai Ajeng.
Baca juga: BAZNAS dan Kemdiktisaintek Perkuat Sinergi, Perluas Beasiswa hingga Pemberdayaan Mahasiswa
Editor : Redaksi
