Tim SAR mengevakuasi warga sakit yang terdampak banjir Denpasar (Foto: Kantor SAR Denpasar)
Bali, mili.id - Banjir di Denpasar hari ini, Rabu (10/9/2025) membuat balita hingga lansia harus dievakuasi.
Sebagian besar wilayah Denpasar, Bali terendam banjir akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (9/9/2025).
Baca juga: WN Turki Diduga Ugal-ugalan di Badung, Tabrak Lima Kendaraan dan Lukai Tujuh Orang
Mulai Rabu dinihari, personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar terus menerima laporan permintaan bantuan evakuasi korban banjir.
Di Perumahan Wiraraja , Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, tim melakukan evakuasi warga yang memerlukan penanganan medis.
Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya juga langsung turun ke lapangan untuk memberikan atensi wilayah yang terdampak banjir.
"Awal pergerakan personel sempat menemui kendala karena banyak akses jalan yang tergenang banjir hingga tidak bisa dilintasi rescue truck, tapi saat ini sudah ada di lokasi," ungkap Sidakarya.
Tim SAR sudah menyebar di lokasi yang terdampak parah, di antaranya Pulau Misol, Pulau Biak 1, Pura Demak dan wilayah Tengku Umar.
Baca juga: Lima Terpidana Korupsi Kembalikan Kerugian Negara Rp3,01 Miliar di Blitar
Tim SAR gabungan yang berada di Pulau Misol telah mengevakuasi 2 balita, 2 lansia dan 3 orang dewasa hingga pukul 11.00 Wita,
Informasi lain, di Pulau Biak 1, seluruh warganya telah berada di posisi aman, yaitu dalam Balai Banjar.
Sementara Kepala Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Juni Antara bersama tim melaksanakan upaya evakuasi di Tengku Umar.
"Sampai dengan saat ini kami masih terus mengupdate data dengan BPBD, terkait permintaan evakuasi atau pun data korban yang sudah terevakuasi, sehingga keseluruhannya bisa tersisir dan data pun tidak simpang siur," jelas Juni.
Hingga siang hari ini, hujan deras masih mengguyur sebagian wilayah di Bali.
"Kami keterbatasan jumlah personel dan rubber boat untuk bisa meng-cover seluruh daerah banjir, upaya koordinasi dengan unsur SAR juga sudah dilakukan," sambung Sidakarya.
Ia meminta untuk warga yang berada di wilayah rawan banjir agar tetap berada di tempat aman. Dan apabila sudah ada tanda-tanda bahaya segera evakuasi mandiri, sebelum kondisinya semakin parah.
Editor : Narendra Bakrie
