Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo saat menghadiri Rakernas KONI beberapa waktu yang lalu
Jakarta, mili.id — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo resmi memberi sinyal perpisahan dari jabatannya. Lewat unggahan di Instagram Stories, Dito berpamitan sekaligus menyiratkan dirinya menjadi salah satu menteri yang terkena reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo.
“Terima kasih untuk semua yang sudah jalan bersama berusaha membuat perubahan di Pemuda & Olahraga. Semoga dilanjutkan penerus selanjutnya,” tulis Dito dalam unggahannya, Senin (8/9/2025).
Baca juga: Indonesia Siap Gelar AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak, Momentum Kebangkitan Voli Asia
Ketika dikonfirmasi, Dito tak banyak bicara. Ia hanya membagikan unggahan perpisahan tersebut kepada Inilah.com tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.
Di saat bersamaan, suasana Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat terpantau sibuk sejak pukul 14.30 WIB. Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat, termasuk Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan.
Baca juga: Bonus Atlet SEA Games 2025, Prabowo: Bukan Upah, Tapi Penghargaan untuk Mental Baja
Menariknya, para pejabat yang hadir terlihat kompak mengenakan jas dengan dasi berwarna biru. Gus Irfan sendiri mengaku baru mendapat pemberitahuan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk datang ke Istana. “Saya baru telepon jam 2 oleh Letkol Teddy, diminta datang ke istana pakai jas dan dasi. Tapi saya enggak tahu acara apa ini,” ujar Gus Irfan.
Meski begitu, ia enggan berspekulasi lebih jauh mengenai maksud undangan tersebut. “Belum tahu acaranya apa. Nanti kita ketemu lagi,” imbuhnya.
Baca juga: Pemerintah Finalisasi 21 Cabor Prioritas, Menpora: Tunggu SK Resmi Dirilis
Reshuffle kabinet ini menjadi sorotan publik mengingat Dito Ariotedjo merupakan salah satu menteri muda yang kerap tampil progresif di bidang kepemudaan dan olahraga. Publik kini menanti siapa sosok yang akan ditunjuk Presiden untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Kemenpora.
Editor : Erwin Muhammad
