Akmarawita Kadir Terpilih Jadi Ketua Golkar Surabaya, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Akmarawita Kadir Terpilih Jadi Ketua Golkar Surabaya, Berikut Gebrakan yang Disiapkan © mili.id

Dr Akmarawita Kadir saat menerima bendera kebesaran partai Golkar sebagai simbol penyerahan pucuk pimpinan baru. (Foto: Bejo/mili.id).

Surabaya, mili.id - Dr Akmarawita Kadir resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Selasa (12/8/2025).

Terpilihnya Akmarawita Kadir, itu setelah dilakukan Musyawarah Daerah (Musda) XI partai Golkar Surabaya.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

Ia akan memimpin Golkar Surabaya pada periode 2025-2030, menggantikan Arif Fathoni.

Dalam sambutannya, Akmarawita menegaskan prioritas kepemimpinannya akan diarahkan pada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya warga kurang mampu.

Langkah ini diyakini dapat menekan angka kemiskinan, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kota Pahlawan.

“Golkar harus terus bersama rakyat. Selama Golkar ada di hati masyarakat, kami optimistis mampu mempertahankan bahkan menambah kursi di DPRD," ungkapnya selepas acara.

Akmarawita menyoroti peluang dari wacana penambahan daerah pemilihan (dapil) di Surabaya.

Dengan jumlah penduduk yang sudah melebihi 3 juta jiwa, kursi DPRD diperkirakan bertambah menjadi sekitar 55, tersebar di 7 hingga 8 dapil.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

“Ini momentum untuk memperluas kiprah kader Golkar di legislatif,” jelasnya.

Soal regenerasi, Akmarawita menegaskan Golkar Surabaya akan memberi porsi lebih besar kepada anak muda.

“Persentase pengurus nanti akan lebih banyak dari kalangan muda, baik di DPD, pengurus kecamatan, maupun kelurahan," katanya.

Ditanya soal langkah awal pasca terpilih, Akmarawita akan memperkuat sistem kepengurusan dan menyiapkan pelantikan.

Baca juga: Cegah Jukir Tidak Resmi, Dishub Surabaya Tempel Foto Petugas di 819 Titik Parkir

Penyusunan struktur pengurus diberi waktu maksimal 30 hari sesuai AD/ART, dengan komposisi meliputi sekretaris, bendahara, wakil ketua, hingga bidang strategis seperti UMKM, hukum, dan pertanian.

Menjadi calon tunggal dalam Musda XI kali ini, Akmarawita mengaku bersyukur atas dukungan penuh dari seluruh unsur partai.

“Kami akan merangkul semua elemen, dari generasi muda hingga senior. Dengan kerja kolektif, konsolidasi yang solid, dan kedekatan dengan masyarakat, target 10 kursi di DPRD sangat realistis untuk dicapai," tandas dia.

 

Editor : Zain Ahmad



Berita Terkait