Surabaya, mili.id - Menteri Koordinator Bidang Insfrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia Dr. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hadiri pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Senin (4/05/2025).
Dalam kunjungan itu, Menko AHY didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA dan Rektor ITS, Prof Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD.
Baca juga: Khofifah-AHY Tekankan Peran Strategis Alumni UNAIR untuk Bangsa
Kedatangan Menko AHY bertujuan untuk menyampaikan orasi kebangsaan yang diharapkan dapat menginspirasi 6.993 mahasiswa baru (maba) ITS dari berbagai program.

Dalam sambutannya, AHY memberikan nasihat bahwa generasi muda harus memiliki pemahaman tentang dinamika global, seperti konflik geopolitik, krisis ekonomi, dan perkembangan teknologi seperti artificial intelligence, yang telah mengubah lanskap pekerjaan di berbagai sektor.
“Kami mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan keterampilan dan bersiap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Ketum Partai Demokrat itu juga memuji semangat ITS dalam turut andil membangun sumber daya manusia yang lebih baik dengan menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan harus menjadi tulang punggung kemajuan pendidikan dan kesejahteraan rakyat.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat, kampus, dan daerah mampu menciptakan konektivitas serta fasilitas belajar-mengajar yang lebih baik di wilayah Surabaya bahkan di seluruh Indonesia," ungkap AHY.
"Tak ketinggalan kami juga berharap besar dan menitipkan kepada mahasiswa baru ITS agar mampu menjadi generasi unggul, tangguh, dan mandiri dalam meneruskan estafet pembangunan bangsa,” harap AHY.
Baca juga: Unik, UMSURA Beri Potongan Biaya Kuliah Lewat Program “Tiket Berdampak”
AHY juga berpesan agara para mahasiswa baru yang akan mengikuti pendidikan selama sekian tahun ke depan, mampu menjadi lulusan yang dapat menjawab tantangan Global.
"Saat ini kita ingin memahami walaupun kita tinggal di Surabaya di Indonesia tapi kita harus punya wawasan global agar kita bisa memahami jika ada suatu masalah yang kita hadapi pasti tidak terlepas dari apa yang terjadi di luar sana" Pungkasnya.
Sementara itu, Rektor ITS Prof Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD mengungkapkan kampusnya mengukuhkan 6.993 mahasiswa baru (maba) program sarjana (S1) dan sarjana terapan (D4) tahun akademik 2025/2026. Ia berharap mahasiswa ITS memiliki tanggung jawab besar untuk membawa nama baik almamater ke kancah dunia.
"Pentingnya kontribusi mahasiswa dalam membangun kemandirian bangsa melalui riset dan inovasi. Sesuai dengan motto ITS (Advancing Humanity, red), mahasiswa harus dapat memanfaatkan teknologi untuk kemajuan peradaban,” tegasnya.
Prof Bambang juga menyatakan bahwa ITS mendukung penuh pengembangan potensi mahasiswa, baik dari segi akademik maupun non-akademik. Mahasiswa dapat memanfaatkan layanan dan fasilitas yang tersedia untuk mengembangkan diri selama masa studi.
"Kami juga mendorong maba untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi dan kegiatan kemahasiswaan guna mengukir prestasi," harapnya.
Editor : Redaksi
