Apresiasi Arumi Bachsin untuk Karya Rupasampurna Mahasiswa Pendidikan Tata Rias Unesa

Apresiasi Arumi Bachsin untuk Karya Rupasampurna Mahasiswa Pendidikan Tata Rias Unesa © mili.id

Apresiasi Arumi Bachsin untuk Karya Rupasampurna Mahasiswa Pendidikan Tata Rias Unesa (Foto: Unesa for mili.id)

Surabaya, mili.id - Rupasampurna, karya Mahasiswa Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendapat apresiasi dari Arumi Bachsin.

Karya bertajuk Rupasampurna itu digelar di Lagoon Avenue Mall Sungkono Surabaya.

Baca juga: Eri Sikat Pungli SWK, Pengelolaan PKL Dikembalikan ke Pemkot

Event yang menampilkan karya tata rias dari empat kelompok mahasiswa angkatan 2021 itu dihadiri Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, Arumi Bachsin.

Dalam sambutannya, Arumi mengapresiasi karya yang dihasilkan mahasiswa kampus 'Growing with Character' itu. Ia kagum dengan model dan jenis tata rias yang dihasilkan, terutama kreasi rambut model atau motif bunga, serta berbagai model lainnya.

"Sentuhan kreativitasnya sangat kuat sekali dan ini penting untuk mewarnai dunia tata rias di Jawa Timur bahkan di Indonesia. Bagus-bagus, dan motifnya khas, serta unik sesuai tema yang diangkat," jelas Arumi, Senin (23/6/2025).

Menurutnya, kreativitas seperti ini menjadi branding bagi Prodi Tata Rias, yang dapat melahirkan para penata rias yang perannya sangat dibutuhkan di dunia kerja dan industri.

"Karya mahasiswa seperti ini tentu dapat mendorong perkembangan dunia tata rias di Jawa Timur untuk Indonesia," sambung istri Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak tersebut.

Baca juga: Eri Cahyadi Dukung Pengusutan Korupsi KBS, Audit BUMD Diperketat

Sementara Koorprodi S-1 Pendidikan Tata Rias Unesa, Nia Kusstianti menjelaskan bahwa Rupasampurna menyuguhkan karya tata rias terbaik mahasiswa angkatan 2021, hasil dari proses pembelajaran berbasis riset dan eksplorasi budaya.

Cipta karya tahun ini terbagi menjadi empat kelompok dengan masing-masing kelompok memiliki sub-tema unik yang menunjukkan inovasi dan kreativitas mahasiswa.

Kelompok Skin Project mengusung tata rias bertema 'Botanical Beauty'; kelompok Hair Project dengan tema 'Flower'; kelompok Fantasy Hair dengan tema 'Larasati'; dan kelompok Wedding Project dengan tema 'Bridal Modification'.

Proses persiapan sampai hadirnya gelar karya itu selama satu semester dengan melibatkan sebanyak 71 mahasiswa.

Baca juga: PDIP Surabaya Terima Banpol Lebih Rp6 Miliar, Fokus Pendidikan Politik

"Kegiatan ini untuk memamerkan karya mahasiswa sekaligus untuk memperkuat keterampilan, pengalaman mahasiswa," ujar Nia.

Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, Pemeringkatan, Publikasi dan Science Center, Bambang Sigit Widodo menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar panggung penampilan estetika. Melainkan panggung kreativitas yang menunjukkan identitas, sejarah, dan makna hidup yang terus berubah.

"Bahwa tata rias di dunia akademik dan kesenian adalah bahasa visual, sebuah narasi yang diungkapkan melalui warna, garis, tekstur, dan ekspresi," tandas dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik itu.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait