Ilustrasi (Image by Freepik)
Surabaya, mili.id - Ditressiber Polda Jatim membongkar jaringan gay dunia maya.
Jaringan gay yang memanfaatkan salah satu platform media sosial itu dibongkar Subdit II Ditressiber Polda Jatim.
Baca juga: Hewan Kurban Sapi dari Kapolda Jatim Diserahkan Kapolres Jombang ke Dua Ponpes di Jombang
Dirressiber Polda Jatim, Kombes Pol Raden Bagoes Wibisono membenarkan pengungkapan tersebut. Katanya, kasus ini masih terus dikembangkan.
"Ada yang sudah diamankan. Tapi masih terus dikembangkan oleh Subdit II," ujar Bagoes dikonfirmasi mili.id, Rabu (11/6/2025).
Alumni Akpol 2000 ini juga belum membeberkan berapa orang yang diamankan terkait kasus itu, begitu pula dengan identitasnya.
"Sabar, kalau sudah tuntas, akan kami sampaikan lengkap," tambahnya.
Baca juga: Gandeng Polda Jatim, Satlantas Polres Malang Edukasi Keselamatan Berkendara di Pasar Karangploso
Sebelumnya, jaringan gay dunia maya ini juga menjadi atensi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur.
Sejak jaringan tersebut mencuat ke publik dan menjadi perbincangan, Diskominfo Jatim langsung melakukan verifikasi.
Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita menyatakan, selain melakukan analisis jenis konten yang dibagikan dalam jaringan itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk proses penyelidikan dan penyidikan.
Baca juga: Polres Bangkalan Amankan Tersangka Dalang Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang
"Diskominfo Jatim menaruh perhatian terhadap informasi mengenai adanya grup gay yang memiliki jumlah anggota cukup signifikan tersebut,” kata Sherlita kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Dari penelusuran mili.id, jaringan gay dunia maya itu telah ada 3 tahun lalu, dengan pengikut lebih dari 11 ribu anggota.
Jaringan menyimpang itu pada awalnya bersifat tertutup, sehingga perlu persetujuan admin untuk bergabung. Namun akhirnya bebas diakses oleh masyarakat umum.
Editor : Narendra Bakrie
