SWK Ikan Duyung Surabaya (Foto-foto: Pemkot Surabaya)
Surabaya, mili.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Sentra Wisata Kuliner (SWK) Ikan Duyung, Perak Barat, Krembangan, Jumat (23/5/2025).
SWK Ikan Duyung menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Surabaya dalam mendukung dan memajukan ekonomi kerakyatan, khususnya sektor kuliner yang memiliki potensi besar di Kota Pahlawan ini.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
Dalam sambutannya, Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan bahwa SWK Ikan Duyung bukan sekadar tempat untuk menikmati hidangan lezat, melainkan juga ruang publik yang memiliki banyak fungsi.
"SWK bukan hanya tempat makan, tapi juga ruang berkumpul, ruang kreatif, ruang penggerak ekonomi lokal. Di sinilah UMKM kita hidup dan semangat kebersamaan terus menyala," ujar Wali Kota Eri Cahyadi.
Dia menekankan, keberadaan SWK ini adalah milik seluruh masyarakat Surabaya. Maka dari itu, ia mengajak seluruh warga untuk menjaga dan meramaikan pelaku usaha yang berada di SWK lingkungan masing-masing.
Dia juga memberikan dukungan penuh kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di SWK Ikan Duyung.

"Kepada seluruh pelaku UMKM, jangan ragu untuk terus berkembang. Pemkot Surabaya siap memberikan pelatihan, pendampingan. Mari kita jaga semangat gotong royong dan terus berinovasi agar kuliner Surabaya makin dikenal dan dicintai," tegasnya.
Pada kesempatan itu, dia juga menyoroti pentingnya ketertiban di sekitar SWK. Ia berpesan kepada para camat dan lurah untuk merapikan Pedagang Kaki Lima (PKL) di pinggir jalan agar berjualan di dalam SWK.
"Tidak ada lagi yang namanya pedagang kaki lima di antara SWK atau jarak satu kilometer dari SWK. Karena, harusnya mereka sama-sama masuk berjualan di SWK," tandasnya.
Kehadiran SWK Dukung Pelaku UMKM, Tingkatkan Perekonomian
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono menyatakan dukungan atas peresmian SWK Ikan Duyung tersebut.
Ia menilai kehadiran SWK itu menjadi langkah positif dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama sektor UMKM.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
"Dengan peresmian ini, tentu menambah titik penggerak ekonomi warga. Di Krembangan sendiri kini sudah ada tiga SWK, yakni di Gadukan, Indrapura dan sekarang di Ikan Duyung," ujar Buleks-sapaan Budi Leksono.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya ini mengajak masyarakat untuk turut meramaikan keberadaan SWK sebagai bentuk dukungan terhadap upaya maksimal Pemerintah Kota Surabaya dalam mendorong kemajuan UMKM.
"Kami mengajak warga masyarakat untuk aktif datang dan menggelar kegiatan di SWK. Pemerintah sudah berusaha maksimal, jangan sampai fasilitas yang dibangun dengan anggaran besar justru tidak diminati," tambah dia.

Menurut Buleks, pengelola SWK harus mampu berinovasi dan berkoordinasi dengan berbagai elemen agar tempat tersebut tidak hanya menjadi pusat kuliner, tetapi juga pusat kegiatan warga.
"Di sana ada fasilitas seperti lapangan futsal. Ini bisa dipakai untuk lomba-lomba olahraga, senam bersama, lomba mewarnai untuk anak-anak, bahkan bisa jadi tempat pertemuan warga. Jadi hidupkan SWK ini dengan kegiatan," terang dia.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
Buleks juga mengingatkan agar pengawasan terhadap SWK perlu diperketat, terutama dari pihak kecamatan dan kelurahan. Ia mewanti-wanti agar tidak ada persaingan tidak sehat dari tempat-tempat usaha baru yang berdiri terlalu dekat dengan SWK.
"Seperti yang disampaikan walikota, harus ada evaluasi jarak. Jangan sampai di dekat SWK justru muncul kafe atau tempat usaha baru yang jadi pesaing berat. Ini seperti kasus Indomaret dan Alfamart berdampingan—tidak sehat," paparnya.
Buleks mendorong para pedagang di SWK untuk terus berinovasi dalam menu dan pelayanan. Ia menekankan pentingnya menjual makanan dengan harga terjangkau, rasa enak, serta pelayanan yang ramah agar menarik minat pengunjung secara berkelanjutan.
"Pedagang harus punya menu yang enak, murah, dan tidak monoton. Jangan lupakan keramahan dalam melayani pelanggan, karena persaingan pasti ada. Kalau tidak ramah, bisa jadi masalah," ucapnya.
Buleks pun mengimbau pengelola untuk memperhatikan kebersihan dan keamanan, termasuk area parkir.
"SWK ini harus aman, bersih, nyaman, dan menyenangkan. Ini modal utama agar tempat ini benar-benar hidup," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
