Mas Rio, saat bertemu dengan para pengrajin batik. (Bari/mili.id)
Situbondo, mili.id - Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, berkomitmen untuk memajukan industri batik lokal dengan menyelenggarakan festival batik.
Festival ini bertujuan untuk mempromosikan produk batik lokal Situbondo dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya batik lokal.
"Kami siap untuk mempromosikan, dengan menggelar festival Batik Lokal Situbondo. Selain itu, kami juga akan mewajibkan para pejabat, dan stafnya untuk mengenakan batik lokal," ujar Mas Rio, saat bertemu para pengrajin batik, Senin (5/5/2025).
Bupati Situbondo Rio meminta para pengrajin batik untuk terus berinovasi menciptakan motif baru dan menjaga kualitas produk agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
"Kami juga akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, organisadi dan swasta untuk memperkuat pemasaran dan mendukung industri batik lokal Situbondo," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Rio juga memesan batik kepada para pengrajin batik dengan motif daun maronggi (bahasa madura) atau daun kelor.
"Bagi para pembatik yang bisa membuat motif Maronggi atau Kelor saya pesan. Tapi, harus selesai kurang dari satu bulan, namun jika selesai dalam waktu satu pekan, para pengrajin saya kasih bonus," ujar Mas Rio.
Kepala Disperindag Kabupaten Situbondo, Edy Wiyono mengatakan, pihaknya sengaja mengumpulkan para pengrajin batik untuk membangun kembali citra batik Situbondo dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya batik lokal.
"Mengingat, selama 4 tahun terakhir para pengrajin batik lokal gulung tikar, akibat tidak adanya perhatian dari pemerintah sebelumnya, dan faktor Covid-19 yang mewabah di Indonesia," kata Edy Wiyono.
Makanya, lanjut Edy, untuk membangkit kembali para pengrajin batik lokal Situbondo, pihaknya mengundang 27 pengrajin batik agar bertemu langsung dengan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo.
"Saya berharap dengan adanya pertemuan ini, pelaku usaha batik di Situbondo dapat berkembang dan dikenal luas," katanya.
Sementara itu, Novi, salah seorang pengrajin batik lokal Situbondo mengatakan, sebagai pelaku usaha batik lokal, pihaknya bersemangat untuk membatik kembali, setelah sekitar empat tahun vakum karena tidak ada dukungan pemerintah.
"Namun, saat ini, saya mewakili teman-teman kembali untuk membatik, karena mendapat dukungan langsung dari Mas Rio. Bahkan, Mas Rio akan membantu untuk memasarkan," pungkasnya.
Baca juga: Batik Maronggi Situbondo, Jawaban atas Tantangan Bupati Mas Rio
Editor : Achmad S
