Pengprov Kodrat Jatim saat menggelar rakor persiapan Porprov Jatim IX 2025. (Dok. Humas Koni Jatim).
Surabaya, mili.id - Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur menggelar rapat koordinasi (Rakor) persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX, yang akan digelar di Malang Raya pada Juni-Juli 2025.
Baca juga: Semangat Berbagi Idul Adha, PLN Group Jatim Tebar Ribuan Paket Kurban
Dalam rakor ini, selain mengundang seluruh pengcab peserta Porprov IX, juga hadir anggota DPRD Jatim dari Komisi E, Cahyo Harjo Prakoso.
Wakil Ketua Pengprov Kodrat Jatim, M Muhsin mengatakan bahwa rakor ini digelar untuk mematangkan persiapan Porprov Jatim IX.
"Cabor tarung derajat siap menyukseskan Porprov. Sesuai arahan dari ketua umum dan ketua harian Kodrat Jatim, kita ingin cabor tarung derajat tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan tapi juga sukses prestasi. Untuk itu kami gelar rapat koordinasi ini," terangnya, Rabu (30/4/2025).
Muhsin menyebut, pada Porprov kali ini, Cabor Tarung Derajat akan memperebutkan 21 medali emas. Rinciannya, 9 medali emas dari nomor tarung putra dan 5 medali emas dari tarung putri. Kemudian 7 emas di nomor seni gerak putra, putri dan campuran.
Baca juga: Inovasi Pendidikan Jatim Melesat, Kemendagri Sebut Jadi Contoh Nasional
"Pertandingan akan digelar di Hall Hotel Ciptaniganti, Kota Batu selama empat hari. Kami mengusulkan antara tanggal 1 sampai 5 Juli. Untuk jadwal pastinya, kita masih menunggu keputusan dari PB Porprov dan KONI Jatim," jelasnya.
Untuk jumlah peserta, dari data pendaftaraan by number yang diterima Pengprov Kodrat Jatim, total ada 200 lebih atlet yang siap bertanding dari 23 Pengcab Tarung Derajat yang tersebar di seluruh wilayah Jatim.
"Kepastiannya menunggu pendaftaraan by name. Sebab ada kendala dibeberapa Pengcab yang terganjal regulasi kuota atlet di KONI-nya masing-masing. Seperti Bondowoso, siap mengirim 10 atlet. Tapi kabarnya hanya dapat kuota 2 atlet," kata Muhsin.
Selain itu, dalam ajang Porprov 2025, dipastikan tidak ada istilah 'bagi-bagi medali'. Maka, diharapkan semua Pengcab mempersiapkan atlet dengan maksimal.
"Ingat pesan sang guru, tarung derajat ini tidak hanya sekadar olahraga dan prestasi. Tapi juga membentuk karakter dan keberanian moral. Tidak ada istilah bagi-bagi medali, pelaksanaan Porprov ini juga diawasi perguruan," pungkas Muhsin.
Editor : Aris S
