Anggota Satpol PP Surabaya menertibkan gerobak warung kopi di kaki Jembatan Suramadu (Foto: Ist)
Surabaya, mili.id - Warung kopi pangku di kaki Jembatan Suramadu kembali ditertibkan Satpol PP Surabaya, Kamis (24/4/2025).
Kasatpol PP Kota Surabaya, M. Fikser mengatakan, penertiban yang dilakukan untuk menidaklanjuti aduan warga terkait gangguan ketertiban umum yang sering kali terjadi di kawasan tersebut.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
"Selain karena adanya pesta minuman keras (miras), serta indikasi kegiatan prostitusi dan narkoba, penertiban ini kami lakukan untuk menata kembali wilayah Kenjeran menjadi tertib dan nyaman," terang Fikser.
Dari kegiatan tersebut, petugas menertibkan 129 lapak PKL yang berada di kaki Jembatan Suramadu.
"Ada 129 PKL yang kami tertibkan hari ini. Kami sisir mulai sisi barat hingga sisi timur kaki Jembatan Suramadu," tambahnya.
Fikser menegaskan, sebelum dilakukan penindakan tersebut, pihaknya bersama camat dan lurah setempat telah melakukan sosialisasi kepada para PKL di sana.
"Sebelumnya kami sudah lakukan sosialisasi, kami lakukan pendekatan secara humanis kepada mereka. Sosialisasi ini kami lakukan, agar pedagang memahami maksud baik kami dalam menata para PKL disana," tegas Fikser.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
Sementara Camat Kenjeran, Yuri Widarko menambahkan, setelah dilakukan penertiban, rencananya para PKL tersebut bakal direlokasi ditempat yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
"Rencananya para PKL akan direlokasi tepatnya di samping SD Negeri Tambak Wedi Surabaya. Saat ini sedang dipersiapkan, sembari dilakukan penyelesaian bangunan oleh rekan DPRKPP," ujar Yuri.
"Kami khususkan untuk yang KTP Surabaya, kami prioritaskan juga untuk warga Tambak Wedi. Karena PKL yang berjualan di sini, ada yang berasal dari luar Surabaya," tambahnya.
Yuri berharap, dengan adanya penertiban tersebut, kawasan Kenjeran dapat tertata rapi terlebih kawasan tersebut merupakan destinasi wisata Jembatan Suramadu.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
"Kami tidak melarang masyarakat mengais rejeki, tetapi kami berharap kawasan ini dapat tertata rapi. Sehingga penilaian masyarakat untuk kawasan ini tertata," paparnya.
Pasca penertiban, Yuri akan berkolaborasi bersama Satpol PP Kota untuk melakukan patroli rutin di kawasan penertiban, guna mencegah adanya PKL bandel yang kembali berjualan di sana.
"Yang paling penting memang pasca penertiban, sehingga kami meminta bantuan teman-teman Satpol untuk melakukan penjagaan hingga steril sampai seterusnya," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
