Kegiatan relawan bertugas menjaga pantai ketika Lebaran. (Atta Hatta/Mili.id)
Jember, mili.id - Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang pas untuk bersilaturahmi dan berkumpul dengan keluarga seusai selama sebulan penuh menjalankan ibadah Puasa Ramadan. Namun hal itu tidak bisa dilakukan secara penuh oleh sejumlah kelompok relawan di Jember.
Sebab, sejak hari H Idul Fitri 1446 H hingga seminggu ke depan, kelompok relawan itu harus fokus membantu menjaga keamanan dan ketertiban di pantai.
Bahkan kelompok relawan yang bekerja secara sukarela itu, berjaga di pantai hampir sepanjang hari, bahkan mereka sampai harus mendirikan tenda di pesisir pantai.
"Alasan kami mendirikan tenda di pantai ini, karena kami dimintai tolong melakukan pengamanan pasca Lebaran di Pantai. surat tugas kami sudah turun sejak tanggal 31 Maret 2025 - 7 April 2025," kata Anggota Relawan Barat Daya Jember Viky Septian saat dikonfirmasi disela bertugas, Kamis (3/4/2025).
Dalam menjalankan tugas menjaga dua pantai tanpa mengharapkan gaji ini, Viky melakukan bersama 9 orang rekannya, dengan jadwal piket yang sudah ditentukan.
"Keberadaan kami ini, berjaga di dua pantai. Yakni Pantai Paseban dan Pantai Karanganyar. Untuk yang berkemah atau stand by di sini bisa sampai 10 orang. Diantaranya kami dari relawan Barat Daya, Relawan MDMC, Relawan Kokam, BPBD Jember, anggota Polsek Kencong, anggota koramil, Anggota satpol PP, Petugas dinkes, dan perangkat Desa Paseban," ulasnya.
Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember
Para relawan tersebut, lanjutnya, bertugas memberikan imbauan bagi pengunjung pantai untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam beraktifitas di pantai. Mengingat kondisi pantai biasanya saat hari H atau sesudahnya pengunjungnya membludak.
"Seperti halnya hari ini, yang merupakan H+4 lebaran. Untuk pengunjung kurang lebih 300-an orang, dimungkinkan nanti saat Lebaran Ketupat akan membludak," sambungnya.
Diungkapkan Viky, dalam menjalankan tugas yang diembannya harus penuh kesabaran, sebab tidak semua pengunjung menuruti imbauan keselamatan yang diberikan.
Baca juga: Antusias Warga Jember Ikuti Kompetisi Fun Run Gratis, Gebrakan MAKI Jatim
"Tidak sedikit pengunjung itu terkesan tidak peduli keselamatan dirinya. Padahal di sini ini, kan wilayah Pantai Selatan yang ombaknya tinggi dan tidak tentu. Jadi selalu kami berikan imbauan," jelasnya.
Bahkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dirinya dan relawan lainnya menyusuri bibir pantai untuk mengiatkan pengunjung.
"Bukan kita marah, tapi mengimbau untuk selalu waspada. Jangan sampai niat berlibur malah berakhir duka," lanjutnya.
Editor : Aris S
