Rumah hancur akibat ledakan petasan. (Istimewa)
Jember, mili.id - Rumah milik Nur Imam Gozali (45) warga Jalan Koptu berlian RT 4 RW 5 Lingkungan Trogowetan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember setelah terjadi akibat ledakan dari petasan yang dirakit.
Selain menghancurkan rumah, Nur Imam Gozali juga mengalami luka bakar 50 persen. Anak korban, DMS (14) tertimpa lemari roboh dan atap yang ambruk.
Kapolsek Sumbersari AKP Suhartanto mengatakan, korban sampai harus dievakuasi ke RSD dr Soebandi Jember karena luka bakar yang dialami.
"Saat itu sedang merakit mercon (petasan) di dalam rumahnya. Di dalam rumah selain korban, juga ada istrinya di dapur dan anaknya yang sedang tidur dalam kamar. Beruntung anaknya yang lain masih umur 6 tahun, sedang ada di rumah neneknya," kata Suhartanto, Sabtu (29/3/2025).
Terkait penyebab ledakan petasan itu, lebih lanjut pria yang akrab disapa Tanto ini menjelaskan, diduga akibat percikan api rokok.
"Sewaktu merakit petasan itu, dia juga sambil merokok. Nah itu (percikan api rokok), menyambar bubuk mesiu. Sehingga terjadi kebakaran dan ledakan yang mengakibatkan rumahnya hancur. Korban pun juga mengalami luka bakar 50 persen," jelasnya.
"Anaknya juga ikut jadi korban. Karena waktu tidur itu, kamarnya juga runtuh, terus lemarinya roboh menimpa anaknya. Tapi tidak apa-apa, anaknya hanya mengalami lacet-lecet saja," imbuhnya.
Dari kejadian ini, mantan Kapolsek Tanggul itu lanjut menjelaskan, luka bakar yang dialami korban diketahui ada di bagian wajah, tangan dan kaki.
"Polisi juga mengamankan sisa bahan pembuat petasan. Karena diketahui sebelumnya, korban membeli bubuk mesiu dan obat pembuat petasan sebanyak setengah kilogram. Kejadian ini, akibat kurang kehati-hatian korban," ungkapnya.
Lebih lanjut polisi masih mendalami dan melakukan proses lidik lebih lanjut. Terlebih kata Tanto, diketahui kejadian ini juga langsung menjadi atensi Polres Jember.
"Apakah korban tidak hanya membuat, tapi juga menjual petasan. Masih dalam proses lidik lebih lanjut. Korban ini merupakan warga baru di Antirogo, sebelumnya warga Kecamatan Kalisat. Korban baru tinggal di rumah istrinya di Antirogo, baru sebulan. Istrinya seorang janda, dan baru dinikahi korban," pungkasnya.
Baca juga: Antusias Warga Jember Ikuti Kompetisi Fun Run Gratis, Gebrakan MAKI Jatim
Editor : Achmad S
