Kegiatan Leadership Update Forum (LUF) BPSDM Jatim. (Humas Pemprov Jatim for mili.id).
Surabaya, mili.id - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak membuka kegiatan Leadership Update Forum (LUF) BPSDM Jatim yang dirangkai dengan Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I Tahun 2025.
Leadership Update Forum (LUF) Tahun 2025 ini mengusung tema "Kepemimpinan Algoritma: Strategi Peningkatan Kinerja di Era Efisiensi" yang ditujukan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
Menurut Emil, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan strategis mengenai penerapan algoritma dalam proses pengambilan keputusan, perencanaan kebijakan, dan pengelolaan sumber daya daerah.
"Tema ini sangat relevan dengan tantangan kepemimpinan di era digital saat ini. Di mana pemanfaatan teknologi, data, dan kecerdasan buatan menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas pemerintahan," katanya, Jumat (7/3/2025).
Emil mengungkapkan bahwa kepemimpinan algoritma bukan sekadar tentang pemanfaatan teknologi. Tetapi lebih dari itu, merupakan pendekatan strategis dalam pengambilan keputusan berbasis data yang akurat, sistematis dan terukur.
"Dengan pemanfaatan algoritma dalam kepemimpinan, pejabat dapat melakukan analisis data yang lebih mendalam, mengidentifikasi pola tren, serta merancang kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) yang lebih tepat sasaran," jelasnya.
Era efisiensi seperti saat ini, kata Emil, sumber daya yang tersedia harus dikelola dengan optimal. Maka, pendekatan berbasis algoritma memungkinkan pemimpin untuk membuat kebijakan yang lebih cerdas, responsif, dan adaptif terhadap dinamika yang berkembang.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
"Hal ini sejalan dengan tuntutan era modern yang menekankan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan dan program pembangunan daerah," tuturnya.
Dengan memahami dan memanfaatkan algoritma dalam kepemimpinan, Emil berharap para pejabat dapat mengoptimalkan efektivitas tata kelola pemerintahan yang berbasis data serta teknologi digital.
"Manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan, membangun jejaring kerja yang solid, serta menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN yang profesional dan berintegritas," tegasnya.
"Dengan demikian, kita dapat bersama-sama membawa Jawa Timur menjadi provinsi yang lebih maju, inovatif, dan semakin berdaya saing," tambah dia.
Baca juga: Cegah Jukir Tidak Resmi, Dishub Surabaya Tempel Foto Petugas di 819 Titik Parkir
Senada dengan Wagub Emil, Founder Rumah Perubahan Rhenald Kasali mengatakan bahwa Leadership Update Forum yang diusung BPSDM Jatim ini merupakan hal yang strategis bagi peningkatan kinerja di era efisiensi.
Untuk itu, penggunaan algoritma bisa digunakan untuk peningkatan pelayanan publik di pemerintahan antara lain identifikasi dan analisis personalisasi.
"Algoritma dapat digunakan untuk menentukan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik," jelas Rhenald.
Editor : Achmad S
