PWI Jatim Gelar Donor Darah Peringati HPN 2025 (Bejo/mili.id)
Surabaya, mili.id - Donor darah dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang digelar PWI Jatim diikuti Polri dan TNI.
Donor darah itu digelar PWI Jatim, bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI Kota Surabaya, Sabtu (22/2/2025).
Baca juga: Diduga Terjadi Ledakan di Gudang Munisi Madiun, Sejumlah Anggota TNI Jalani Perawatan
Acara berlangsung sukses dan meriah. Sambil menunggu giliran diperiksa, peserta dihibur grup musik.
Kegiatan dibuka mulai jam 08.00 di Gedung PWI Jatim, Jalan Taman Apsari Surabaya. Peserta donor darah sebagian besar diikuti dari Polda Jatim dan TNI.
Ketua Panitia Donor Darah PWI Jatim, Syaiful Anam menyampaikan bahwa target peserta adalah 200 orang.
"Sebagian besar diikuti anggota Polri dan TNI. Lainnya dari wartawan dan masyarakat umum," ujar Cak Anam-panggilan akrabnya.

Baca juga: Bekerja Dengan Kebaikan Dari Hati, Polri : Digitalisasi Humas Bangun Polri di Masyarakat
Sementara Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim bangga atas terselenggaranya donor darah kali ini.
"Ini wujud kegiatan amal. Setiap HPN selalu mengadakan donor darah dan bentuk kegiatan amal sosial lainnya," ungkap dia.
Menurut Lutfil Hakim, ke depan PWI Jatim akan terus melakukan kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan kegiatan sosial lainnya.
Rangkaian HPN 2025 PWI Jatim diawali jalan sehat, kemudian donor darah, seminar ketahanan pangan, turnamen golf dan diakhiri malam resepsi HPN yang rencananya April 2025.
Baca juga: Jaksa Agung dan Kapolri Kompak Bantah Isu Retak, Tegaskan Sinergi Penegakan Hukum Tetap Solid
Sebelumnya, Ketua Unit Transfusi Darah PMI Kota Surabaya, Martono Adi mengemukakan bahwa pihaknya siap selalu mendudukung kegiatan sosial donor darah yang diselenggarakan PWI.
"Sudah sering kita bekerjasama dengan PWI Jawa Timur, dulu bersama juga dengan Yayasan Pundi Amal. Ya di PWI Jawa Timur itu," ujar Martono.
Hasilnya sangat dirasakan manfaatnya untuk membantu mereka yang sedang membutuhkan kantong darah mengingat semboyan donor darah PMI adalah "Setetes Darah Kita, Nyawa Bagi Sesama".
Editor : Narendra Bakrie
