Kecelakaan di Jember, Bus Gunung Harta dan Truk Gandeng Ringsek

Kecelakaan di Jember, Bus Gunung Harta dan Truk Gandeng Ringsek © mili.id

Bus Gunung Harta yang terlibat kecelakaan di Jember (Foto: Hatta/mili.id)

Jember, mili.id - Kecelakaan melibatkan bus dan truk gandeng terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Sabtu (22/2/2025).

Bus Gunung Harta DK 7018 GH dan truk gandeng P 8227 UK itu terlibat kecelakaan sekitar pukul 05.30 WIB.

Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024

Bagian depan kedua kendaraan besar itu ringsek, karena adu banteng.

Kecelakaan terjadi, diduga karena sopir truk bernama Zainal (57), asal Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember mengantuk.

"Dugaan sementara sopir truk gandeng mengalami microslepp (mengantuk)," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, Ipda Tommy Nur Alfiansyah di lokasi.

Truk gandeng yang terlibat kecelakaan di Jember (Foto: Hatta/mili.id)Truk gandeng yang terlibat kecelakaan di Jember (Foto: Hatta/mili.id)

Akibatnya, truk gandeng oleh kanan dan bertabrakan dengan Bus Gunung Harta yang melaju dari arah berlawanan.

Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar

Menurut Tommy, sopir truk gandeng mengalami luka berat di bagian wajah, dan sudah dilarikan ke RSD dr. Soebandi Jember.

Sementara sopir bus bernama Agusnadi (55), asal Kalibaru, Banyuwangi dan seorang penumpang mengalami luka ringan.

"Yang pasti tidak ada korban jiwa. Hanya saja kondisi kedua kendaraan ringsek bagian depan," terang dia.

Dari pantauan di lokasi, kecelakaan sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas. Karena posisi bus dan truk gandeng melintang di Jalur Nasional Jember-Banyuwangi.

Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism

Sementara warga, Rudi Hartono menyebut bahwa kedua sopir sama-sama terjepit kabin yang ringsek.

"Yang paling parah sopir truk. Tadi sempat ditolong di halaman rumah. Kemudian dibawa ke rumah sakit," tuturnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait