Gus Fawait-Djoko Susanto Dilantik: Ada Titipan Khusus Presiden, Bakal Turun ke Pasar

Gus Fawait-Djoko Susanto Dilantik: Ada Titipan Khusus Presiden, Bakal Turun ke Pasar © mili.id

Bupati dan Wakil Bupati Jember, Gus Fawait-Djoko Susanto (Foto: Ist)

Jember, mili.id - Muhammad Fawait (Gus Fawait) dan Djoko Susanto dilantik jadi bupati dan wakil bupati Jember periode 2025-2030.

Usai pelantikan, Gus Fawait dan wakilnya mendapat ucapan selamat dari Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024

Katanya saat itu, Presiden Prabowo menitipkan salam untuk Pengasuh Ponpes Al Qodiri Jember KH. Ahmad Muzakki Syah.

"Beliau (Presiden Prabowo) berhenti agak lama ketika salaman dengan kami. Beliau menerima (menitipkan) salam kepada Abuya KH. Ahmad Muzakki Syah, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qadiri. Beliau menanyakan kesehatan dari Abuya KH. Muzakki," terang Gus Fawait, Kamis (20/2/2025).

Gus Fawait menilai bahwa ungkapan titip salam itu sebagai bukti bahwa ketika menjadi seorang pemimpin, Presiden Prabowo tidak melupakan orang-orang di sekitarnya.

"Itu bagi kami merupakan pesan. Bahwa pemimpin tidak pernah lupa. Pak Prabowo baik sebelum jadi presiden, dan sampai hari ini sudah jadi presiden," ucapnya.

"Beliau tidak pernah lupa perhatian kepada para ulama, perhatian kepada pengasuh pondok pesantren. Maka kami sebagai kadernya tentu akan menauladani beliau," tandas Gus Fawait.

Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar

Gus Fawait Bakal ke Pasar Tanjung Usai Retret

Gus Fawait akan menguikuti retret 7 hari ke Magelang, Jawa Tengah, mulai 21 Februari 2025.

Setelah mengikuti retret, Gus Fawait akan langsung pulang ke Jember. Namun dia tidak akan langsung ke Pendapa Wahyawibawagraha.

Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism

"Kami pertama kali tidak mau ke pendopo. Sebelumnya saya datang ke pusat ekonomi wong cilik yaitu pasar tradisional. Saya akan berkunjung dulu di Pasar Tanjung," ungkap Gus Fawait.

Tujuannya ke Pasar Tanjung adalah untuk membuat kebijakan soal retribusi pasar.

"Saya akan bikin kebijakan, menurunkan retribusi atau karcis pasar. Sebagai simbol keberpihakan Pemerintah Kabupaten Jember kepada wong cilik, kepada simbol ekonomi transisional sesuai dengan arahan Pak Prabowo Subianto," jelasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait