3 Pelajar Tewas saat Outing Class di Pantai Drini, Pemkot Mojokerto Evaluasi Tujuan

3 Pelajar Tewas saat Outing Class di Pantai Drini, Pemkot Mojokerto Evaluasi Tujuan © mili.id

Pemkot Mojokerto bakal mengevaluasi tujuan outing class pelajar setelah kejadian di Pantai Drini Gunungkidul (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto, mili.id - Pemkot Mojokerto bakal mengevaluasi tujuan wisata sekolah, setelah peristiwa maut yang menimpa pelajar SMP di Pantai Drini, Gunungkidul, Yogyakarta.

Peristiwa itu menyebabkan tiga pelajar SMPN 7 Kota Mojokerto tewas. Sedangkan satu lainnya masih dalam pencarian Tim SAR Gunungkidul.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung

Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro (Mas Pj) langsung melakukan rapat bersama stakeholder terkait di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hari ini, Selasa (27/1/2025).

Hasilnya, Pemkot Mojokerto akan mengevaluasi pelaksanaan outing class di seluruh sekolah. Kegiatan yang diizinkan nantinya hanya yang bersifat edukatif, seperti kunjungan ke museum atau perpustakaan.

"Kami akan mengevaluasi kegiatan outing class. Nantinya, hanya outing class yang bersifat edukasi, seperti ke museum atau perpustakaan, yang diizinkan. Untuk kegiatan ke tempat wisata tidak akan kami perbolehkan," papar Mas Pj.

Baca juga: Kota Mojokerto Jadi Lokasi Studi Lapangan PKN I LAN RI, Dinilai Sukses Kembangkan UMKM dan Ekonomi Daerah

Mas Pj menginstruksikan seluruh sekolah, baik SD maupun SMP di Kota Mojokerto untuk menggelar doa bersama dan tahlil sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi korban, saat kegiatan belajar kembali dimulai.

"Kejadian ini menjadi pembelajaran penting bagi kita semua. Ke depan, Pemkot Mojokerto akan mengambil langkah-langkah preventif agar hal serupa tidak terulang kembali," tambahnya.

Dari 257 pelajar yang ikut dalam rombongan, 13 di antaranya terseret ombak laut selatan itu.

Baca juga: Forum Kepatuhan Jamsostek Kota Mojokerto Resmi Dibentuk, Targetkan Percepatan UCJ 2026

9 pelajar berhasil selamat. Sedangkan 3 lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal. 1 pelajar masih dalam pencarian.

Pemkot Mojokerto juga terus berkoordinasi dengan tim SAR di lokasi kejadian untuk memastikan proses pencarian dan penanganan korban berjalan maksimal.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait