Korban pembacokan menjalani perawatan medis di RSUD Dr Soetomo.
Surabaya, mili.id - Pemuda yang jadi korban pembacokan sekelompok pemuda lain yang diduga gangster di Jalan Rajawali, Surabaya, pada Minggu (5/1/2025) sekitar pukul 03.00 WIB telah teridentifikasi.
Korban bernama Muhammad Arif Setiabudi (22) asal Jalan Indrapura Pasar RT 05/RW 11. Atas kekejaman tersebut, ia menderita luka cukup serius di bagian kepala dan sempat menjalani perawatan di RSUD dr Soetomo.
Baca juga: Anas Karno Dorong Gen Z Bangun Ekonomi Kreatif Kampung
Ketua RW 11 Indrapura Pasar, Subhan Maulana mengatakan, korban merupakan warganya yang saat itu tengah menghadiri kopdar bersama rekan-rekannya sesama Bonek di sebuah warung kopi setempat.
"Usai acara saat hendak pulang, tiba-tiba terjadi keributan. Mereka (terduga gangster) melemparkan petasan dan berusaha masuk ke wilayah Indrapura Pasar," katanya.
Saat itu, korban bersama beberapa temannya terkejut setelah mendengar suara petasan. Sejurus kemudian, kelompok pelaku ini datang membawa kendaraan roda dua.
"Seketika dari arah utara menuju selatan muncul segerombolan pemuda berjumlah lebih dari 5 orang berboncengan menggunakan motor masing masing," jelasnya.
Merasa wilayahnya terancam, Arif bersama teman-temannya berusaha menghalau kelompok tersebut. Namun, niat baik mereka justru berujung pada tindakan brutal.
Para pelaku yang membawa beberapa senjata tajam jenis celurit dan benda tumpul lainnya langsung menyerang tanpa sebab yang jelas. Arif yang menjadi sasaran utama ini diserang secara sporadis.
Baca juga: Ketua LPMK Kalijudan Tuding Eri Cahyadi Ingkar Janji, Polemik Tarif SWK Kian Memanas
"Korban sempat terjatuh setelah dibacok, tapi dia berusaha bangkit. Namun, naas, ia kembali diserang dan ditabrak sepeda motor dari belakang oleh para pelaku sebelum akhirnya mereka melarikan diri," terangnya.
Karena menderita luka cukup serius, korban kemudian dilarikan ke IGD RSUD dr. Soetomo untuk menjalani perawatan medis atas luka robek di kepala, jari kelingking sebelah kanan, tangan sisi kanan, dan punggung.
"Korban saat ini sudah dibawa pulang, namun masih perlu istirahat karena luka yang dideritanya cukup parah, " pungkasnya.
Aksi tersebut telah membuat masyarakat setempat geram, terlebih para terduga pelaku seolah menantang warga dengan sengaja menyebarkan video kekerasan terhadap korban itu disebar ke sosial media.
Baca juga: Ibu Hamil 7 Bulan di Surabaya Diadili dalam Kasus Peredaran 18,4 Gram Sabu
Sebelumnya, Sekelompok orang diduga gengster membacok seorang pemuda di Jalan Rajawali, Surabaya, Minggu (5/1/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.
Berdasar rekaman video yang dihimpun milikindonesia.id, aksi terjadi di tikungan dekat SMPN 5 Surabaya.
Dalam video tampak jelas para terduga pelaku berjumlah lebih dari empat orang menyerang korban. Salah satu terduga pelaku terlihat mengayunkan senjata tajam beberapa kali ke arah korban yang sudah jatuh.
Setelah melancarkan aksinya, para pelaku yang sinyalir masih remaja itu dengan cepat membubarkan diri dari tempat kejadian, dan meninggalkan korban dalam kondisi tergeletak di jalanan.
Editor : Aris S
