Salah satu rumah jasa penitipan hewan di Banyuwangi (Foto: Eko Purwanto/mili.id)
Banyuwangi, mili.id - Jasa penitipan kucing di Banyuwangi kebanjiran pelanggan saat libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
Berkah libur nataru kali ini dirasakan pengelola jasa penitipan hewan di Perumahan Mahogani, Dusun Jenesari, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.
Baca juga: Tradisi Ithuk-Ithukan Banyuwangi Tetap Lestari, Wujud Syukur Warga Osing atas Sumber Kehidupan
Puluhan hunian hewan yang tersedia di sini sudah habis dipesan pecinta hewan kucing.
"Terjadi peningkatan cukup signifikan untuk penitipan hewan sehat, terutama kucing di libur Nataru ini. Dari 35 sampai 40 kandang yang kami siapkan, semuanya terisi penuh. Bahkan satu kandang ada yang diisi lebih dari satu ekor," ungkap drh. Risa Isna Fahziar, sang pemilik, Jumat (27/12/2024).
Risa menyatakan telah menerima penitipan 40 ekor kucing sejak 21 Desember 2024. Fasilitas yang diberikan pun beragam, tergantung keinginan pemilik hewan.
Harga yang ditawarkan terbilang ramah di kantong. Pemilik hewan cukup merogoh kocek Rp25 hingga Rp65 ribu untuk bisa menitipkan hewan selama sehari penuh.
"Tarif yang dipasang tergantung permintaan petlover (pecinta hewan). Harga tersebut menyesuaikan ukuran kandang dan fasilitas tambahan yang diberikan," jelas Risa.
Risa menambahkan, fasilitas yang diberikan cukup memadai bagi kucing yang ditinggal liburan oleh pemiliknya. Mulai dari makan teratur, pemeriksaan kesehatan rutin sampai dengan dokumentasi laporan harian kepada pemilik hewan.
"Fasilitas itu merata diberikan kepada semua hewan yang dititipkan. Bagi yang kangen kepada hewan kesayangannya kami kirimkan video harian yang merekam aktivitas kucing miliknya. Mulai dari makan sampai pemeriksaan kesehatan rutin," jelas dia.
Menurut Risa, penitipan ini sengaja dipilih, karena pemilik kucing tidak ingin mengambil risiko. Terlebih membawa hewan keluar kota yang bisa berpengaruh pada kondisi fisik dan mental kucing.
Baca juga: Nini Carlina Comeback di Kampung Halaman, Rilis Lagu Religi “Siti Hajar” Penuh Haru
Mulai dari gangguan pencernaan, dehidrasi, hinga stress karena menempuh perjalanan jauh.
"Mereka tidak ingin mengambil risiko dan lebih memilih menitipkan kucing alih-alih membawanya ikut berlibur," tegasnya.
Selain terjaga pola makannya, sebelum masuk ke hunian dilakukan proses pemeriksaan awal. Tujuannya untuk mendeteksi kondisi kucing.
"Sehingga ketika masuk hunian tidak mempengaruhi kucing lain jika timbul stres ataupun gangguan kesehatan lain seperti kutuan, jamuran ataupun flu yang bisa menular pada kucing lain. Tahap ini wajib dilakukan sebelum melakukan penitipan," tambah Risa.
Rasa aman dan perawatan yang ditawarkan membuat usaha penitipan hewan ini laris manis. Para pemilik pun tak ragu saat meninggalkan hewan kesayangan ketika pulang ke kampung halaman.
Baca juga: Pengakuan Pria di Banyuwangi Klaim Anak Kandung Denada, Ungkap Hidup Serba Kekurangan
Tidak hanya memudahkan, jasa ini juga memberikan jaminan kesehatan dan kebersihan bagi hewan. Alasan itu yang membuat pemilik kucing tak ragu meninggalkan hewan kesayangan ketika dirinya pulang kampung.
"Rencana 5 hari di Surabaya. Pilih dititipin saja ketimbang dibawa. Lagian udah dijamin kebersihan dan kesehatan si manis (kucing) ketika saya tinggal," Dira Amaliya (25), warga Genteng, Banyuwangi.
Soal biaya, menurutnya masih ramah di kantong. Satu kali titip dengan perhitungan semalam penuh tak membuat kantongnya bolong.
"Semalam cuma Rp30 sampai Rp35 ribu. Sepadan dengan fasilitas yang diberikan," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
