Penyebab Kecelakaan Bus Rombongan Pelajar Bogor Tabrak Truk di Tol Lawang Malang

Penyebab Kecelakaan Bus Rombongan Pelajar Bogor Tabrak Truk di Tol Lawang Malang © mili.id

Evakuasi korban kecelakaan bus Tirto Agung. (Istimewa)

Malang, mili.id - Pihak kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR) Tol mengungkapkan hasil olah TKP sementara penyebab kecelakaan truk tronton box nopol S 9126 UU dengan bus Tirto Agung nopol S 7607 UW yang membawa rombongan SMP IT Darul Quran Mulia Bogor di ruas tol Pandaan-Malang, tepatnya di Km 77.400/A Lawang Malang.

Kasat PJR Polda Jatim, AKBP Imet Chaerudin menjelaskan hasil analisa sementara, kecelakaan dikarenakan lalainya driver kendaraan truk tronton boks menggunakan bantalan kayu penahan ban (KEK) yang kurang sesuai dengan besar dan muatan truk pada saat parkir di bahu jalan, sehingga mundur sendiri.

"Semula truk tronton box yang dikendarai Sigit Winarto (65) warga Ngadiluhur Balem Bojonegoro terparkir dibahu jalan tol Lawang di km 78.800/A, namun tiba-tiba truk mundur dengan sendirinya dikarenakan bantalan kayu penahan ban (Kek) tidak mumpuni untuk menahan beban dari truk tronton boks yang sedang parkir atau berhenti," Jelas AKBP Imet Chaerudin, Kasat PJR Polda Jatim kepada Mili.id, Selasa (24/12/2024).

Imet menambahkan, pengemudi bus yang belum diketahui identitasnya, saat itu melaju dari arah Surabaya menuju Malang diduga terkejut dengan kemunculan ekor truk yang tiba-tiba mundur kearahnya.

"Pengemudi bus terkejut dengan adanya ekor box dari truk yang berjalan mundur kearahnya, karena arus lalu lintas yang ramai dan kondisi yang hujan supir bus tidak bisa menghindar sehingga kepala bus menabrak bagian belakang truk," tambahnya.

Imet mengungkapkan, truk tronton baru berhenti mundur setelah ditabrak bus yang mengakibatkan bus terseret ke bahu jalan bagian kiri.

"Posisi terahir bus menghadap ke timur sedangkan posisi kendaraan truk menghadap ke barat," ujarnya.

Terakhir Imet mengungkapkan bahwa akibat insiden tersebut mengakibatkan supir bus beserta tiga orang meninggal dan 45 orang mengalami luka-luka.

"Identitas empat orang meninggal termasuk sopir belum diketahui, begitu juga dengan 45 orang yang luka-luka, belum bisa dipastikan yang termasuk luka ringan berapa dan luka berat berapa," pungkasnya.

Baca juga: Sambang Poskamling, Kapolresta Malang Kota Serap Aspirasi dan Jaga Kamtibmas Hingga Level RT

Editor : Achmad S



Berita Terkait