Pemkab Jember Tanggung Biaya Korban Join As Gardan Truk Damkar

Pemkab Jember Tanggung Biaya Korban Join As Gardan Truk Damkar © mili.id

Bupati Jember dan Jajaran Damkar juga satpol PP Pemkab Jember saat jenguk korban. (Atta Hatta/Mili.id).

Jember, mili.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menanggung biaya korban besi join as penggerak gardan besi patah truk damkar yakni Arif Bachtiar (34) dan putranya FIR (5) menjalani perawatan di RS Jember Klinik, Jember. 

Korban bapak dan anak warga Jalan Jawa 6, Kecamatan Sumbersari, Jember itu mengalami kecelakaan, Minggu (15/12/2024) kemarin. Saat itu korban mengendarai motor Vega berplat P 2602 RG, nahas terkena besi join as penggerak gardan besi patah truk damkar Jember.

Arif mengalami patah kaki saat pecahan besi tersebut mengenai dirinya. Sedangkan sang anak mengalami kecelakaan, karena kepalanya terbentur aspal jalan.

Dari musibah kecelakaan itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menjenguk korban Arif yang masih menjalani pemeriksaan intensif di Ruang ICU RS Jember Klinik.

Kata Hendy, dari musibah kecelakaan itu Pemkab Jember mengaku prihatin dan akan terus mengawasi perawatan sampai korban sembuh.

"Ya, jadi kemarin beberapa hari yang lalu ada kejadian insiden yang tidak sengaja. Jadi ada kejadian kebakaran dan waktu mobil damkar menuju lokasi kejadian kebakaran itu. Sebelum nyampe lokasi, itu ada gardan joinnya yang lepas. lepas itu kemudian melukai pengendara motor. Di situ ada Mas Arif dan putranya," kata Bupati Hendy usai menjenguk korban, Rabu (18/12/2024).

"Mas Arif kena kakinya, kakinya luka di sana dan perlu pertolongan. Sedangkan anaknya alhamdulillah setelah di CT scan, sudah tidak ada masalah. untuk Mas Arif sendiri perlu perawatan untuk dioperasi kakinya," sambung Hendy.

Saat menjenguk bersama sejumlah pejabat Kabid Damkar dan Penyelamatan Pemkab Jember, dan juga sejumlah pejabat terkait dari Satpol PP Jember. Diketahui Hendy, korban Arif masih dirawat di ruang ICU.

"Informasi dari dokter yang merawat, korban sampai menghabiskan 8 kantong darah tambahan. Tadi Alhamdulillah saya lihat langsung kondisinya sudah berangsur membaik. InsyaAllah hari ini siang ini akan diperiksa oleh dokter kalau sudah baik, nanti keluar dari ICU dan menuju ruang rawat inap. InsyaAllah korban nantinya akan kembali pulih," kata Hendy.

Dari kejadian tersebut, lebih lanjut kata Hendy, korban kecelakaan diketahui ada tiga orang. 

"Untuk satu lagi perempuan, alhamdulillah korban sudah aman. Dia mahasiswa asal Bali," ucapnya.

Dari kecelakaan ini, Hendy mengakui merupakan sebuah musibah. Pemkab Jember bertanggung jawab dan melakukan evaluasi lebih lanjut dari kejadian yang dialami truk damkar itu.

"Kita minta maaf kepada para korban. Atas nama Pemkab Jember kita minta maaf. Kami juga membantu, dan kebetulan ini ada BPJS juga, dan ada dari (klaim kecelakaan) dari Jasa Raharja, kita urusin semua dan bantu. Terus dari Pol PP dan Dinas Damkar akan mensupport penuh, dari mulai sakit awal sampai hari ini," tuturnya.

"Teman-teman Damkar, (anggota) posko juga ikut menjaga korban. Mungkin memerlukan sesuatu untuk Mas Arif, dijaga oleh teman-teman Damkar secara bergantian. Itu meyakinkan bahwa Pemkab dan teman-teman Damkar bertanggung jawab terhadap kejadian ini," pungkasnya.

Baca juga: Antusias Warga Jember Ikuti Kompetisi Fun Run Gratis, Gebrakan MAKI Jatim

Editor : Achmad S



Berita Terkait