Khusnul Khotimah
Mili.id - Menyusul disahkannya Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Khusnul Khotimah, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya mengimbau mereka tancap gas. Sebab dalam kurun waktu empat bulan tim ini sudah disiapkan.
"Pasti sudah banyak tugas yang harus dituntaskan." kata legislator PDI Perjuangan itu, kepada wartawan, Senin (11/4).
Baca juga: TACB Surabaya Sebut Bangunan di Kawasan Darmo yang Diratakan Bukan Cagar Budaya
Khusnul mendesak, TACB segera bekerjasama dengan pegiat dan komunitas cagar budaya, mengkaji, memberikan catatan dan memasifkan pelestarian cagar budaya di Kota Pahlawan.
Baca juga: Geramnya DPRD Surabaya Lihat Bangunan di Kawasan Cagar Budaya Darmo Diratakan
"Masih banyak cagar budaya kita yang perlu diinventarisir, kemudian dipastikan kepemilikannya. Apakah itu sudah teregistrasi, pusat atau belum," paparnya.
Khusnul menyatakan, di Surabaya masih banyak makam yang diduga peninggalan para wali atau 9 Sunan di Nusantara ini. "Maka, itu harus dilakukan percepatan - percepatan untuk dipastikan. Apakah itu benar masuk kategori cagar budaya atau tidak," tegasnya.
Baca juga: Sumur Jobong, Jejak Peradaban dan Kejayaan Majapahit di Kota Pahlawan
Karenanya, Khusnul menyarankan TACB sejalan dengan pihaknya agar berdampak pada sisi ekonominya. "Beliau - beliau yang tergabung di TACB ini bisa juga sejalan dengan harapan kita bahwa keberadaan cagar budaya - cagar budaya bisa berdampak secara ekonomis di Kota Surabaya ini," harapnya.
Editor : Redaksi
