Pelantikan Pengprov FAJI Jatim (Foto: KONI Jatim for mili.id)
Surabaya - Pengurus Provinsi Federasi Arung Jeram Indonesia (Pengprov FAJI) Jawa Timur resmi dilantik.
Di bawah komando Ketua Umum Johanes Koento, Arung Jeram Jatim siap merebut medali emas dalam PON 2028 di NTB dan NTT.
Baca juga: Imigrasi Jatim Berhasil Amankan Pekerja Ilegal Asal China, Gunakan Visa Pra-Investasi
"Kami baru bisa menyumbang dua medali perak di PON Aceh-Sumut kemarin. Dengan kepengurusan baru ini, kami sudah melakukan evaluasi dan siap untuk meraih medali emas di PON berikutnya," tegas Johannes Koento dalam keterangannya, Sabtu (16/11/2024).
Selain mengejar prestasi, pria yang akrab disapa Koento itu mengatakan bahwa FAJI Jatim tidak hanya terfokus pada pembinaan atlet. Namun juga terlibat dalam peningkatan pariwisata dan konservasi lingkungan, khususnya di bantaran sungai.
"Di Jatim kita punya sekitar 10 operator atau venue arung jeram lebih banyak daripada Jabar. Jika kita bisa meningkatkan kunjungan wisata, mereka juga sekaligus bisa berlatih. Selain itu, FAJI juga punya misi untuk konservasi lingkungan di sekitar sungai," jelasnya.
Sementara Ketua KONI Jatim, M Nabil menyebut bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terkait hasil dua medali perak yang diraih cabor arung jeram di PON Aceh-Sumut lalu.
Baca juga: Pemprov Jatim Luncurkan Beasiswa 2026, Siapkan 1.100 Kuota hingga Doktor dan Al-Azhar Mesir
"Saya tidak kecewa tapi saya sedih. Dengan dua medali perak, artinya atlet dan pengurus sudah berusaha maksimal, tapi ada fator lain yang menyebabkan kita gagal mendapat emas. Ke depan, dengan kepungurusan baru ini, saya yakin bisa mendapatkan hasil lebih baik. Apalagi Mas Koento ini bukan orang baru di dunia olahraga," ungkap Nabil.
Selain itu, dari evaluasi KONI, yang harus dilakukan Pengprov FAJI Jatim adalah memperbanyak kejuaraan daerah sebagai sarana pembibitan dan kompetisi bagi atlet.
"Salah satu evaluasi KONI, arung jeram ini masih minim kejuaraan. Harus diperbanyak, berlatih tanpa bertanding jelas kurang baik. Atlet butuh ajang kompetisi, siapa yang terbaik itu yang dikirim mewakili Jatim," papar Nabil.
Baca juga: Expo Konstruksi Jatim 2026 Digelar, Tampilkan Inovasi Teknologi dan Material Bangunan Masa Depan
Hingga saat ini, belum ada kepastian terkait cabor yang dipertandingkan di PON 2028 mendatang. Namun peluang Arung Jeram kembali dilombakan masih terbuka, meski bukan termasuk cabor olimpic games.
"Kita minta Pengprov Faji Jatim terus berkordinasi dengan PB FAJI. Selain cabor olimpic, cabor lain juga bisa dipertandingkan sesuai dengan permintaan tuan rumah. NTB juga punya venue arung jeram," tandas Nabil.
Editor : Narendra Bakrie
