Konjen Tiongkok di Surabaya dan Unesa serah terima donasi buku. (Foto: Unesa For mili.id)
Buku-buku yang didonasikan mencakup berbagai materi tentang Tiongkok, lukisan, hingga bacaan lainnya baik dalam bahasa Inggris maupun Bahasa Indonesia.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
Surabaya - Bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-13 Confucius Institute (CI) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dilaksanakan acara simbolis donasi buku oleh Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya kepada Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa.
Acara ini merupakan bagian dari program jangka panjang Konjen Tiongkok bernama "Perpustakaan Cheng Hoo" yang bertujuan memperkuat hubungan persahabatan antara Tiongkok dan Indonesia serta mendukung pengembangan pendidikan di Indonesia melalui buku dan media.
Kegiatan serah terima berlangsung di kantor dekan FBS Unesa di Kampus 2 Lidah Wetan. Konjen Tiongkok Xu menyampaikan bahwa donasi ini bertujuan untuk menambah koleksi buku dan bahan ajar yang dapat digunakan mahasiswa FBS Unesa, khususnya di Prodi Mandarin yang juga merupakan mahasiswa Confucius Institute.
Buku-buku yang didonasikan mencakup berbagai materi tentang Tiongkok, lukisan, hingga bacaan lainnya baik dalam bahasa Inggris maupun Bahasa Indonesia.
"Semoga mahasiswa di CI dapat membaca dan memanfaatkan buku-buku ini. Ini merupakan kontribusi kami untuk memperkaya sumber daya pendidikan di Unesa," ujar Konjen Xu.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
Dekan FBS Unesa, Syafi’ul Anam dalam diskusinya dengan Konjen Tiongkok, menyambut baik inisiatif ini dan menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan.
“Program Perpustakaan Cheng Hoo ini sangat sejalan dengan misi kami akan menambahkan buku-buku tersebut di perpustakaan fakultas sembari terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menyediakan akses literatur
yang luas bagi para mahasiswa,” ungkap Syafi'ul Anam melalui siaran tertulisnya Selasa (5/11/2024).
Unesa telah menjadi mitra strategis pemerintah Tiongkok melalui pengelolaan CI Unesa, yang saat ini melayani lebih dari 400 mahasiswa aktif di Prodi Mandarin Unesa dan ratusan siswa di titik ajar CI di
Surabaya.
Baca juga: Cegah Jukir Tidak Resmi, Dishub Surabaya Tempel Foto Petugas di 819 Titik Parkir
Dengan dukungan ini, juga memunculkan gagasan pembukaan Sudut Baca Mandarin "Perpustakaan Cheng Hoo Unesa" di ruang baca Prodi Mandarin yang berlokasi di komplek Gedung perkuliahan T8 FBS Unesa. Dukungan
penuh dari Konjen Tiongkok dan CI Unesa diharapkan dapat mewujudkan
gagasan tersebut.
Dengan kehadiran Perpustakaan Cheng Hoo dan pengembangan fasilitas literatur yang lebih modern, diharapkan pendidikan bahasa dan budaya Mandarin di Unesa akan semakin maju dan bermanfaat bagi para mahasiswa dan komunitas pendidikan secara luas.
Kegiatan ini dihadiri wakil dekan FBS, direktur Indonesia, CI Unesa, Korprodi Mandarin FBS Unesa, dan tim kerja sama FBS Unesa.
Editor : Aris S
