SMA Gloria 2 Surabaya Bakal Laporkan Beberapa Orang Senin Besok

SMA Gloria 2 Surabaya Bakal Laporkan Beberapa Orang Senin Besok © mili.id

Konsultan Hukum SMA Kristen Gloria 2, Sudiman Sidabuke (Foto: Dok. mili.id)

Surabaya - SMA Kristen Gloria 2 Surabaya bakal melaporkan beberapa orang ke polisi pada Senin (28/10/2024) mendatang.

SMA elite ini tampaknya menganggap kasus yang menimpa siswanya berinisial I, yang didatangi wali murid EMA, siswa SMA Cita Hati pada Senin (21/10/2024) sore, sebagai masalah yang serius.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

Konsultan Hukum SMA Kristen Gloria 2 Surabaya, Sudiman Sidabuke mengatakan, ia akan mendampingi pihak sekolah untuk membuat laporan di Polrestabes Surabaya.

"Senin kita akan ke Polrestabes (Surabaya) untuk membuat laporan atau aduan, sekaligus audiensi dengan kapolres. Ada beberapa orang yang kita laporkan," jelas Sudiman dikonfirmasi mili.id, Jumat (25/10/2024).

Disinggung perihal video yang beredar, di mana kedua orangtua siswa telah berdamai, Sudiman mengaku tidak tahu.

Namun yang pasti, lanjut Sudiman, aksi sejumlah orang di depan SMA Gloria 2 Surabaya itu telah membuat internal sekolah ketakutan.

"Saya tidak tahu apakah itu sudah damai atau tidak. Namun yang pasti tindakan itu sudah membuat siswa, guru dan wali murid ketakutan," tegasnya.

Sudiman tidak merinci siapa saja yang hendak dilaporkan pihak SMA Kristen Gloria 2. Para terduga pelaku yang terlibat pada saat kejadian tersebut tengah diidentifikasi secara internal.

Menurutnya, permasalahan ini disebutnya sebagai masalah ringan dan berat, tergantung masing-masing orang melihat dari sudut pandang mana.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

Sebab, permasalahan ini dipicu karena siswa kedua sekolahan itu awalnya saling olok saat pertandingan basket, hingga berlanjut ke sosial media.

"Sebetulnya masalah ini kalau dibilang ringan ya ringan, berat ya berat. Karena ini kan masalah anak remaja yang di mana emosinya belum stabil," terangnya.

Menurutnya, masalah ini menjadi berat, ketika orangtua siswa SMA Cita Hati datang ke sekolah I dengan membawa beberapa orang, hingga terjadi keributan di depan SMA Kristen Gloria 2 dan disaksikan banyak murid.

"Nanti kita buktikan saja siapa yang salah dan siapa yang benar di hadapan hukum. Biar hukum yang berbicara," pungkasnya.

Baca juga: Cegah Jukir Tidak Resmi, Dishub Surabaya Tempel Foto Petugas di 819 Titik Parkir

Sebelumnya, SMA Kristen Gloria 2 Surabaya telah menunjuk kuasa hukum untuk menempuh jalur hukum terkait keributan yang terjadi di depan sekolahnya.

Kuasa Hukum SMAK Gloria 2 Surabaya, Sudiman Sidabuke bahkan telah mengikuti rapat dengar pendapat (hearing) yang digelar Komisi D DPRD kota Surabaya, Kamis (24/10/2024).

Sudiman Sidabuke mengatakan, pihaknya akan segera menempuh jalur hukum terkait kejadian tersebut. Karena menurutnya, peristiwa itu mengakibatkan kerugian yang cukup besar dan berimbas adanya ketidak percayaan orangtua kepada sekolah.

"Peristiwa ini kita sesalkan, artinya sampai ini terjadi. Dan kami dari Gloria akan tetap menindaklanjuti sampai persoalan ini menjadi jelas dan kita mengharapkan siapa nanti yang salah dan siapa nanti yang benar, biarlah hukum yang berbicara," papar Sudiman Sidabuke.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait