Risma Sebut IPM Jatim Terendah di Pulau Jawa, Janjikan Pendidikan Gratis Jadi Solusi

Risma Sebut IPM Jatim Terendah di Pulau Jawa, Janjikan Pendidikan Gratis Jadi Solusi © mili.id

Risma kampanye di Situbondo (Foto: Fatur Bari/mili.id)

Situbondo - Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 03 Tri Rismaharini (Risma) bertemu para mantan kepala desa (kades) di Situbondo.

Deklarasi Perkumpulan Mantan Kepala Desa (PMKD) dan Ranting PDIP se Situbondo itu dilaksanakan di Yayasan Al-Mansuriyah Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji pada Rabu (16/10/2024) malam.

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Mantan Menteri Sosial (Mensos) itu didampingi anggota DPR RI Dapil III Jatim dari Fraksi PDIP, Ima Ammania.

Di hadapan ratusan PMKD, Ranting PDIP dan tokoh masyarakat Situbondo, Risma mengatakan, bila dirinya dan Gus Hans menang di Pilgub Jatim 2024, dirinya siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

"Jika saya dan Gus Hans terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, kami siap untuk memberikan pelayanan terbaik kepada semua elemen masyarakat," ujar Risma.

Mantan walikota Surabaya ini juga bakal memberikan pendidikan gratis, mulai tingkat dasar sampai menengah. Juga beasiswa kepada guru atau ustaz yang belum strata satu (S1).

"Sebetulnya tugas pemprov hanya memberikan pendidikan gratis kepada siswa tingkat SMA/SMK dan yang sederajat, termasuk lembaga pendidikan swasta. Namun kami akan memberikan pendidikan gratis, mulai jenjang pendidikan di tingkat bawah. Caranya mensupport biaya operasional, dan menambah insentif para guru dan ustaz," papar Risma.

Baca juga: Warga Suko Asri Enggan Pilih Calon Kades Diduga Pernah Terlibat Pungli

Risma juga berjanji akan memberikan bantuan sarana dan prasarana pendidikan, seperti komputer dan gedung sekolah, terutama pondok pesantren yang mempunyai keterbatasan anggaran.

"Makanya, untuk menaikan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Jawa Timur yang diketahui paling rendah di Pulau Jawa, saya dan Gus Hans akan memberikan pendidikan gratis, mulai jenjang pendidikan di tingkat bawah," bebernya.

Pihaknya juga akan memberikan pelayanan kesehatan graris kepada masyarakat, melalui program penjamin kesehatan Universal Health Coverage (UHC).

Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel

Sehingga masyarakat Jawa Timur tidak perlu takut lagi untuk berobat atau opname di sejumlah rumah sakit, karena biayanya sudah tercover dalam program UHC.

Risma menjelaskan, dirinya dan Gus Hans juga bakal meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur, melalui program kewirausahaan sosial, terutama menampung karyawan korban PHK, untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru.

"Yang pasti, program kewirausahaan sosial ini selain untuk menampung para karyawan korban PHK, juga untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru Jawa Timur. Mengingat potensi tersebut ada dari total jumlah penduduk sekitar 41 juta di Jawa Timur," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait