Fasilitas water station gratis disediakan KAI Daop 8 untuk penumpang kereta api (Foto: Humas KAI Daop 8)
Surabaya - Fasilitas water station disediakan dan dapat digunakan gratis oleh pengguna kereta api di wilayah PT KAI Daop 8.
Fasilitas ini untuk mengurangi penggunaan botol plastik, sebagai salah satu langkah mencapai net zero emission (NZE).
Baca juga: Gerindra Pasang Badan Bela Penolakan Warga Tolak Spiritshaus Surabaya
Juga sebagai konsistensi KAI Daop 8 Surabaya mengedepankan prinsip-prinsip Environment, Social, Governance (ESG) dalam menjalani bisnis, sehingga dapat menciptakan ekosistem transportasi berkelanjutan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengungkapkan, fasilitas water station gratis disediakan di sejumlah stasiun di wilayah kerjanya.
Dengan fasilitas ini, KAI Daop 8 Surabaya mengajak pelanggan kereta api mulai membawa botol isi ulang atau tumbler sebagai bagian dari upaya mengurangi sampah plastik.
Per Oktober 2024, KAI Daop 8 telah menyediakan water station di 4 stasiun. 14 unit water station disiapkan untuk mengakomodir pelanggan kereta api yang memerlukan air minum saat berada di stasiun.
Rinciannya adalah 6 unit di Stasiun Surabaya Gubeng, 5 unit di Stasiun Surabaya Pasar Turi, 2 unit di Stasiun Malang dan 1 unit di Stasiun Sepanjang, Sidoarjo.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Wonokromo, Area Akan Dimanfaatkan untuk Perluasan TPS
Penggunaan water station di stasiun wilayah KAI Daop 8 memiliki berbagai manfaat, termasuk kemudahan akses air minum yang bersih dan aman, serta menjaga hidrasi selama perjalanan.
Pelanggan dapat menikmati air minum yang aman dikonsumsi dan berkualitas karena telah teruji oleh Water Quality Laboratory (WQL) yang dikelola oleh Coway bersama Institut Teknologi Bandung (ITB), mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan.
Dalam uji laboratorynya didapatkan hasil bahwa kualitas air yang dihasilkan oleh unit pemurni air (water purifier) tersebut memenuhi 20 dari 20 parameter standar baku mutu yang diuji. Selain itu, fasilitas air minum tersebut juga telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI.
Baca juga: Kasus Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Surabaya "Bermain", Sembunyikan Hasil Lab
Lebih detail, parameter-parameter uji kualitas air pada water station antara lain parameter mikrobiologi yang terdiri dari e. coli dan total bakteri coliform, parameter fisik mulai suhu, total dissolved solid, kekeruhan, warna, dan bau.
Juga parameter kimia (nitrat, mitrit, besi, mangan, arsen, kadmium, timbal, fluorida, dan aluminium), serta parameter kimia tambahan (total kromium, tembaga, seng, dan nikel).
Editor : Narendra Bakrie
