Kepala BHP Surabaya Kanwil Kemenkumham Jatim, Hendra Andy Satya Gurning (tengah) - (Foto: Humas Kemenkumham Jatim)
Surabaya - Urgensi kepailitan sebagai penyelesaian masalah keuangan semakin dirasakan dampaknya oleh Masyarakat.
Untuk mengatasi hal tersebut, Kepala Balai Harta Peninggalan (BHP) Surabaya Kanwil Kemenkumham Jatim, Hendra Andy Satya Gurning menekankan pentingnya upaya recovery dalam kepailitan oleh kurator negara.
Baca juga: 21 Warga Binaan di Jatim Peroleh Remisi Nyepi
Hal itu disampaikan Hendra saat menjadi narasumber dalam seminar nasional bertajuk 'Efektivitas Peran dan Fungsi BHP dalam Pengelolan Aset Pailit' di Universitas Palangkaraya, Selasa (17/9/2024).
Seminar ini juga menghadirkan Erry Fitrya Primadhany selaku akademisi dari IAIN Palangkaraya.
Hendra menggambarkan tugas BHP dalam menangani perkara kepailitan. Menurutnya, penunjukkan BHP sebagai kurator akan memberikan banyak keuntungan.
Baca juga: Perdana WFA di Kanwil Kemenkum Jatim, Tegaskan Disiplin Kerja
"BHP sebagai Kurator Negara dalam biaya operasional didanai oleh negara, sehingga harta pailit tidak akan terlalu terbebani," terang Hendra.
Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjamin iklim kemudahan berusaha dengan salah satu indikatornya adalah penyelesaian kepailitan.
Baca juga: Kanwil Kemenkum Jatim Canangkan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2025
"Dengan segala resource yang kami miliki, kami selalu berupaya untuk memberikan kinerja terbaik yang kami bisa, terutama dalam hal pembagian harta pailit," ungkap Hendra.
Dengan beban harta pailit yang lebih ringan tersebut tentunya akan meningkatkan recovery rate dalam pelunasan utang kepada kreditor.
Editor : Narendra Bakrie
