Rumah kos tempat kucing diduga dianiaya. (Atta Hatta/Mili.id)
Jember - Pemilik salah satu rumah kos di Jalan Sumatera III, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Jember, dinilai memiliki perilaku aneh.
Pemilik kos berinisial ED (45), asal Kecamatan Rambipuji, Jember itu, diduga sering menganiaya kucing liar, serta suka mengintip anak kos yang berada di dalam kamar.
Baca juga: Video Dugaan Tindakan Asusila di Kampus PNJ Viral, BEM Desak Penanganan Transparan
Terkait kejadian ini, sejumlah anggota Polsek Sumbersari mendatangi lokasi rumah kos khusus perempuan itu, Rabu (14/8/2024).
Menurut salah seorang penghuni kos perempuan itu, TY (19), mahasiswi, jika perilaku aneh pemilik kos itu ramai dibahas sesama penghuni kos lainnya, juga diketahui viral di medsos Instagram diunggah oleh sejumlah akun diantaranya @jemberawesome, @aslijembermat, @unejtoday, @mabaunej, @kostjember, dan @kostmurahjember.
"Kejadiannya beberapa bulan belakangan sih, yang (diduga) dianiaya itu kucing warna kuning. Terus sekitar dua hari yang lalu, dia (pemilik kos) kejadian sekitar pukul 2 dini hari, memukuli kucing di atas (rumah kos)," kata TY saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.
Terkait perilaku aneh menganiaya kucing itu, lanjutnya, penghuni kos lainnya sampai berusaha menyembunyikan kucing-kucing lainnya karena kasihan.
"Padahal kalau kita, ada kucing yang diusir saja. Nah yang dipukuli sampai dibunuh (sekitar dua hari lalu itu). Itu induknya dan anak-anaknya kucing itu kita sembunyikan karena kasihan. Tapi karena mungkin masih kecil-kecil akhirnya mati juga, terus kita kubur di dekat sini," ujarnya sambil menunjuk ke samping rumah kos.
Masih menurut TY, untuk kucing-kucing lainnya, ada temen kos juga yang membawa pergi untuk diserahkan ke shelter (tempat penampungan hewan liar). Biar di rawat di sana.
Kemudian terkait perilaku aneh yang disebut suka mengintip penghuni kos perempuan itu. Kata TY, dilakukan pemilik kos dengan masuk ke salah satu kamar penghuni tanpa izin.
"Memang bapak kos itu sering tiba-tiba masuk ke kamar, dengan alasan ingin membersihkan kamar kos. Tapi itu tanpa izin dulu ke pemilik kamar. Sempat juga ada yang keluar dari kos sini, karena bapak kos itu sering mengintip dari jendela kamar, jadi mungkin dia risih," ujarnya.
Sementara itu menurut Panit Reskrim Polsek Sumbersari Ipda Qori' Novendra, terkait viralnya soal perilaku aneh pemilik kos tersebut, sejumlah anggota polisi mendatangi lokasi rumah kos untuk meminta keterangan kepada pemilik kos.
"Jadi tadi kita datangin ke kos-kosan tersebut, cuma kita dapat klarifikasi dari penghuni kos saja. Karena pemilik kos tidak ada, jadi saya masih belum bisa memberikan keterangan," ujarnya.
Baca juga: Sapi Kurban Lepas dan Masuk Minimarket di Bogor, Sempat Kejar Warga
"Kita hanya mencari keterangan saja, untuk penyelidikan lebih lanjut nanti setelah kita dapat kebenaran tersebut," sambungnya.
Lebih lanjut soal perilaku tak wajar lainnya soal suka mengintip penghuni kos perempuan di dalam kamar, Kata Qori', diduga karena tindakan pemilik kos yang dinilai terlaku over protektif.
"Kalau soal ngintip itu, info dari penghuni kos karena Pak Kos itu terlalu over protektif. Terkait aturan ketat dari tempat kos. Tujuannya agar penghuni kos di sana tidak tidur di tempat lain. Kalau ada yang kos tapi kamarnya tidak ditempati, akan dikeluarkan dari tempat kos itu. Tapi lebih lanjut akan kami minta keterangan dari pemilik kos langsung. Sementara kami hanya cari informasi saja," ucapnya.
Terpisah terkait perilaku aneh menganiaya kucing liar yang diduga dilakukan pemilik kos, langsung mendapat perhatian dari Yayasan Shelter Catty Home Jember.
Sejumlah anggota ketua yayasan pecinta hewan dan satwa itu datang ke lokasi rumah kos, juga bertujuan untuk meminta klarifikasi.
"Sebenarnya kos-kosan ini sudah saya pantau sejak 3 bulan lalu. Karena sebelumnya (menerima laporan), sudah pernah mukul kucing sampai berdarah dan bibirnya terbelah jadi dua, tapi dari anak-anak kos membawa kucing itu ke shelter kami," kata Ketua Yayasan Yesi Melindasari.
"Kami memang sering lewat sini, tapi kami kecolongan pas dia (pemilik kost) mukul kucing lainnya. Tapi karena viral di Instagram dan saya juga banyak di tag, akhirnya saya coba ke sini. Saya juga dapat telepon untuk cepat-cepat ke sini, karena memang di Jember shelter kucing baru kami saja," sambungnya.
Terkait informasi soal kucing liar yang mengalami penganiayaan, kata Yesi, diketahui ada tiga ekor.
"Tapi untuk memastikan, besok saya bersama (anggota) Polsek Sumbersari akan datang ke sini, untuk menemui pemilik kos," ucapnya.
Terkait kabar lain soal kucing liar itu juga dimakan untuk konsumsi. Lebih lanjut, kata Yesi pihaknya juga akan meminta keterangan lebih jelas.
"Tapi yang jelas kalau memang dia (pemilik kos) mukul kucing biar tidak mengganggu. Itu (tindakan) tidak masuk akal. Karena kalau memang itu kucing liar, cukup di usir saja tanpa harus dipukul ataupun sampai membunuh. Saya juga sempat melihat dari foto itu ada kucing kecil dan juga kucing dewasa yang dibunuh," tandasnya.
Editor : Aris S
