Ketua DPC PKB Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir (Foto: Deni AW/mili.id)
Bondowoso - PKB Kabupaten Bondowoso menerima sosok bakal calon wakil bupati (bacawabup) pendamping Ra Hamid, tapi dengan syarat.
Hal itu disampaikan Ketua DPC PKB Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir ketika diwawancarai media, Sabtu (13/7/2024).
Baca juga: Polres Bondowoso Amankan DPO Kasus Curanmor di Tol Kalikangkung Jawa Tengah
Untuk diketahui, PKB Bondowoso mantap mengusung KH. Abdul Hamid Wahid, Pengasuh Pondok Pesantran (Ponpes) Nurul Jadid, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Ra Hamid diusung dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Bondowoso Periode 2024-2029.
Untuk sosok bacawabup, PKB menyerahkan pada PPP, tapi dengan syarat yakni sosok yang disepakati oleh para ulama.
Sebelumnya, DPC PPP Bondowoso mengajukan nama KH. Mohammad Hasan Abdul Muiz, Pengasuh Ponpes Al Maliki, Desa Koncer Darul Aman, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso.
Usulan tersebut adalah hasil kajian dari Tim 5 DCP PPP Bondowoso. Terdiri dari Majelis Pertimbangan Cabang (MPC) Moh. Hasan Abdul Mu'iz, Majelis Pakar Buchori Mun'im, Majelis Syariah Mudani, Sekjen DPC Barri Sahlawi Zein dan Bidang Kominfo DPC Ahmadi.
Baca juga: AHY Hormati Sikap Politik PDIP, Tekankan Pentingnya Kritik Konstruktif dalam Demokrasi
"Monggo siapa saja yang terpenting disepakati oleh para ulama, bukan direstui," jelas Dhafir kepada mili.id, Sabtu (13/7/2024).
Menurutnya, direstui belum tentu disepakati oleh para ulama.
"Kalau direstui, siapapun yang hadir, sowan ke para ulama pasti akan direstui," tambahnya.
Oleh sebab itu, lanjut Dhafir, PKB Bondowoso akan menerima siapapun bacawabup pendamping Ra Hamid asalkan sudah disepakati oleh tiga ulama besar pengasuh ponpes di Jawa Timur.
Baca juga: HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bondowoso Gelar Khitanan Massal dan Cek Kesehatan Gratis di Prajekan
"Harus disepakati oleh Kiai Azzaim, disepakati oleh Kiai Zuhri dan disepakati oleh Kiai Kholil. Kami akan menerima tanpa bertanya. Siapa saja," tegasnya.
Kiai Azzaim adalah Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, Situbondo. Kiai Kholil merupakan Pengasuh Ponpes Walisongo Situbondo. Sedangkan Kiai Zuhri ialah Pengasuh Ponpes Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.
"Saya tidak bisa kemudian apakah iya atau tidak, apakah menerima atau menolak. Kami akan menerima dari apa yang sudah disepakati oleh para ulama," tegas Dhafir.
Editor : Narendra Bakrie
