Keluarga korban di Mapolsek Patrang, Jember (Foto: Hatta/mili.id)
Jember - Sejumlah saksi diperiksa polisi terkait kasus meninggalnya Holik Budiarto (45), usai terjatuh dari lantai 2 ruko di Jalan Rembangan, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.
Kali ini, dua orang yang dimintai keterangan oleh Unit Reskrim Polsek Patrang itu adalah dokter dan perawat RSD dr. Soebandi Jember. Sebelumnya, sejumlah saksi dan keluarga korban juga diperiksa.
Baca juga: Partisipasi Peserta dari 16 Kota di Jawa dan Bali di Event Tahunan Aston Jember
"Hari ini kita melakukan pemeriksaan terhadap dokter dan perawat. Pemeriksaan berupa hasil rontgen dan visum luar," terang Kanit Reskrim Polsek Patrang, Ipda Didit Ardiana, Jumat (12/7/2024).
Baca juga: Pria di Jember Meninggal Usai Terjatuh dari Lantai 2 Ruko
Terkait kemungkinan ekshumasi, karena jasad korban sudah dimakamkan, Didit menyebut bahwa masih menunggu konfirmasi dari keluarga. Karena jika keluarga korban mengizinkan proses autupsi, otomatis ekshumasi akan dilakukan.
"Pihak keluarga masih diskusi mengenai proses autopsi jasad korban, dilakukan atau tidak," jelas dia.
Sementara dari pemeriksaan awal terhadap saksi-saksi, masih sesuai dengan hasil identifikasi dan olah TKP. Yaitu korban meninggal akibat jatuh dari balkon di lantai 2 ruko tersebut.
"Nanti jika ada temuan-temuan lain, akan kita sampaikan lagi," sambung Didit.
Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember
Sementara istri korban, Yulia Wahyu membenarkan adanya luka lebam di tubuh suaminya. Luka itu yang membuat kawan-kawan suaminya dari Pemuda Pancasila (PP) menilai bahwa ada kejanggalan atas kematian korban.
"Untuk autopsi, kami belum bisa mas. Karena saya harus konfirmasi sama pihak keluarga dari Pak Holik (suami) juga, jadi belum bisa ngambil keputusan," ungkap Yulia.
"Ya kalau masih ada jalan lain, jangan autopsi dulu. Harapannya semoga pihak kepolisian bisa mengungkap penyebab kematian dari Pak Holik, entah itu karena memang jatuh atau karena dianiaya," tambahnya.
Korban terjatuh dari lantai 2 ruko pada Senin (8/7/2024). Warga Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember itu dinyatakan meninggal di rumah sakit.
Baca juga: Antusias Warga Jember Ikuti Kompetisi Fun Run Gratis, Gebrakan MAKI Jatim
Editor : Narendra Bakrie
