BEM Unair Tunggu Reaksi Rektorat Pasca Nyatakan 5 Poin Sikap Soal Pencopotan Dekan FK

BEM Unair Tunggu Reaksi Rektorat Pasca Nyatakan 5 Poin Sikap Soal Pencopotan Dekan FK © mili.id

Fakultas Kedokteran Unair (unair.ac.id)

Surabaya - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga soroti kebijakan diambil Rektor Prof M Nasih, yang mencopot Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Prof dr Budi Santoso dari jabatannya.

Menyoal pencopotan yang dinilai sarat politik ini, BEM Unair mengeluarkan lima poin pernyataan sikap, pada Senin (8/7/2024) kemarin sebagai berikut:

Baca juga: Dugaan Pungli Kalijudan Meluas, Pedagang Bongkar Dugaan Sewa Lahan Aset

1. Penghormatan terhadap Statuta Universitas dengan menolak pemberhentian Prof Bus dari jabatannya sebagai Dekan Fakultas Kedokteran secara mendadak tanpa suatu sebab.

2. Jaminan kebebasan akademik di Universitas Airlangga bagi seluruh akademisi, termasuk hak untuk menyampaikan pendapat.

3. Menuntut dengan tegas jaminan atas kebebasan berpendapat dan berekspresi sebagai hak fundamental yang harus dijaga dan dilindungi sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan Hak Asasi Manusia.

Baca juga: Eri Cahyadi Tegas Berantas Dugaan Pungli di SWK Kalijudan, Perintahkan Pengembalian Seluruh Uang Pedagang

4. Mengecam seluruh tindakan persekusi terhadap kebebasan akademik, berpendapat, dan berekspresi yang ditujukan terhadap para akademisi. Tindakan seperti intimidasi, ancaman, dan pemberhentian secara tidak adil harus dihapuskan dari lingkungan akademik.

5. Kebijakan Transparan dan Inklusif. Kebijakan yang berpotensi kontroversial harus dibahas secara transparan dan inklusif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Presiden BEM Unair, Aulia Thariq Akbar mengatakan, pihaknya kini tengah menunggu rekasi dari pihak rektorat, untuk menentukan langkahnya ke depan.

Baca juga: Drainase Tersumbat Kabel Misterius, Rumah Warga Terancam Banjir Saat Musim Hujan

"Menunggu konsolidasi lagi untuk langkah selanjutnya. Kemarin konsolidasi pertama, outputnya pernyataan sikap bersama ini," katanya, Selasa (9/7/2024).

Sebagai informasi, Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair, Prof Dr dr Budi Santoso dicopot Rektor Unair setelah menolak rencana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, untuk mendatangkan dokter asing ke Tanah Air.

Editor : Aris S



Berita Terkait