Mie nyemek, nasi goreng anglo disandingkan krengsengan ayam jowo (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto - Umumnya olahan mie diletakkan di mangkok. Namun berbeda dengan sajian di Warung Mie Nyemek Anglo Trowulan Ayam Jowo di Jalan Raya Bypass, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto ini.
Sugeng Hidayat atau Cak Geng (40) pemilik warung yang cukup sederhana ini memilih menyajikan olahan yang sangat menggugah selera dengan menggunakan piring yang beralaskan daun pisang.
Baca juga: BULOG Mojokerto Salurkan 810 Ribu Liter MinyaKita, Jaga Harga Tetap Stabil di Tiga Daerah
Mie nyemek olahannya juga sangat nikmat jika disandingkan bersama krengsengan ayam Jawa dengan bumbu khas. Ada gurih, manis, dengan kuah yang cukup kental semakin membuat nafsu makan bertambah.
Tak perlu rogoh kocek lebih dalam jika ingin menikmati makanan yang lezat ini. Untuk satu porsi mie nyemek hanya dihargai Rp 12.000, dan Rp 25.000 untuk ayam krengsengan jawanya.
Bagi pecinta nasi goreng anglo, Cak Geng bersama istrinya, Endah rahmawati (35) siap mengolahnya dengan hati.
Baca juga: 968 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Turun ke Lapangan, Bupati Mojokerto Tekankan Akurasi Data
"Mie nyemek sama nasi goreng cuman Rp 12.000, kalau ayam krengsengan Rp 25.000 per porsinya," ucap Cak geng, Jumat (21/6/2024).
Warung makan yang buka mulai pukul 17.00 WIB setiap hari ini, juga memiliki menu unik dan patut dicoba. Yakni sego godog alias nasi rebus berisikan ayam, telur, dan sayur sawi dengan kuah yang gurih. Patut dicoba.
"Kalau sego godognya seporsi Rp 14.000, kalau mau krengsengan telur sayur juga bisa Rp 15.000," beber pria yang pernah bekerja di salah satu restoran cepat saji kenamaan tersebut.
Baca juga: Sopir Truk Bata Ringan Terjepit 2 Jam Usai Terguling ke Sawah di Mojokerto
Warung yang berada di pinggir jalan raya ini seringkali menjadi jujugan petinggi kepolisian di Mojokerto Raya. Lantaran rasa masakan yang lezat dan menggugah selera.
"Alhamdulillah walau warung kami kaya gini, tapi Kapolres dulu-dulu suka ke sini mampir. Seperti Pak Bogiek, ada kasatlantas juga," imbuh Cak Geng semringah saat masakannya diminati semua kalangan.
Editor : Narendra Bakrie
