Minyak Kita disalurkan di salah satu toko di Kota Mojokerto.
Mili.id - Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto mencatat realisasi penyaluran minyak goreng rakyat MinyaKita mencapai 810 ribu liter hingga pertengahan tahun 2026. Distribusi dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Mojokerto dan Jombang.
Minyak goreng bersubsidi tersebut disalurkan melalui berbagai jalur distribusi resmi, mulai pasar tradisional, pasar SP2KP, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kelompok Koperasi Merah Putih (KKMP), toko pengecer, Rumah Pangan Kita (RPK), hingga jaringan distribusi lainnya.
Baca juga: 968 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Turun ke Lapangan, Bupati Mojokerto Tekankan Akurasi Data
Pimpinan Cabang Perum BULOG Mojokerto, Muhammad Husin, mengatakan penyaluran ratusan ribu liter MinyaKita merupakan bagian dari langkah strategis BULOG dalam memastikan ketersediaan minyak goreng di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.
“Penyaluran yang telah mencapai 810 ribu liter ini menjadi bentuk komitmen BULOG dalam menjaga ketersediaan pasokan sekaligus membantu masyarakat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau,” kata Husin.
Wilayah distribusi BULOG Mojokerto meliputi Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, hingga Kabupaten Jombang. Penyaluran dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat dapat memperoleh MinyaKita sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Baca juga: Sopir Truk Bata Ringan Terjepit 2 Jam Usai Terguling ke Sawah di Mojokerto
Selain melakukan distribusi, BULOG juga rutin memantau perkembangan stok dan harga di lapangan guna memastikan pasokan tetap aman. Dengan ketersediaan stok yang dinilai mencukupi, BULOG optimistis kebutuhan minyak goreng masyarakat dapat terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas harga.
Penyaluran MinyaKita menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi pangan. Program tersebut berjalan beriringan dengan berbagai kegiatan stabilisasi pangan lainnya yang dijalankan BULOG.
Saat ini, BULOG Mojokerto juga terus mengoptimalkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta program Bantuan Pangan kepada masyarakat penerima manfaat.
Ke depan, BULOG Mojokerto berencana memperkuat jaringan distribusi dengan melibatkan berbagai pihak, mulai pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga pelaku usaha pangan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan mudah diakses masyarakat, sehingga stabilitas pasokan serta harga pangan di wilayah Mojokerto dan sekitarnya dapat terus dipertahankan.
Editor : Redaksi
