Tangkapan layar CCTV aksi sepasang remaja bercumbu di Balai Kota Surabaya.(Ist)
Surabaya - Sepasang remaja yang terekam kamera CCTV tampak bercumbu di kawasan pedestrian Taman Surya, Balai Kota Surabaya, akhirnya teridentifikasi, Jumat (31/5/2024).
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, aksi sepasang remaja tersebut bukanlah perbuatan mesum, menurutnya, mereka hanya berangkulan saja.
Baca juga: Dengan Semangat Kemerdekaan RI, PLN Gencarkan Promo Tambah Daya 50 Persen di Darmo Free Day
"Bukan mesum, dia rangkulan aja, dicekel (ditangkap), sudah. Karena kita selalu mengatakan, bahwa itu tempatnya Kota Surabaya, dia duduk berduaan saja," katanya.
Atas perbuatannya, orang tua kedua remaja yang indentitasnya tak diungkap oleh Eri ini dipanggil ke Kantor Satpol PP Surabaya guna mendapat arahan atas perbuatan anaknya.
"Kita sudah tarik, sudah panggil orang tuanya dan dikembalikan lagi. Nanti ke depan kita selalu beri pelajaran, bahwa bagaimana Surabaya ini dibangun dengan akhlak yang bagus. Ternyata yoiku (yaitu), salah sijine duduk wong Suroboyo (salah satunya bukan orang Surabaya)," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan mili.id, Sepasang remaja terekam CCTV sedang asyik bercumbu di Surabaya.
Dari video CCTV yang beredar di media sosial, pasangan diduga kekasih itu disebut melakukan aksinya di trotoar jalan kawasan Balai Kota Surabaya.
Baca juga: Pedagang Bendera Merah Putih Mulai Ramai di Surabaya Jelang HUT ke-81 RI
Dalam video berdurasi 21 detik itu, tampak cowok-cewek itu sedang bercumbu.
Sang cowok mengenakan baju hitam, bercelana panjang dan memakai sepatu. Sementara si cewek tampak berhijab. Sempat ada penolakan dari cewek tersebut.
Aksi tak pantas itu mereka lakukan sambil duduk di kursi yang ada di pedestrian.
Baca juga: Eri Sikat Pungli SWK, Pengelolaan PKL Dikembalikan ke Pemkot
Berdasar keterangan rekaman CCTV itu, lokasi mereka bercumbu tersebut di Jalan Wali Kota Mustajab, pada Minggu (26/5/2024), sekitar pukul 00.58 WIB.
Kasatpol PP Surabaya M. Fikser mengatakan, sepasang remaja itu masih dicari. Nantinya bila ditemukan, mereka akan dipanggil, berikut orangtuanya untuk dilakukan pembinaan.
"Kita masih cari mereka lewat face recognition, kita cocokan datanya itu ada di Dispendukcapil. Itu nanti kita akan panggil mereka dan orangtuanya untuk dilakukan pembinaan," jelas Fikser melalui sambungan telepon, Jumat (31/5/2024).
Editor : Aris S
