Bertemu Dubes Jepang, Ganjar Ingin Kerja Sama Penanggulangan Bencana

Bertemu Dubes Jepang, Ganjar  Ingin Kerja Sama Penanggulangan Bencana © mili.id

Selain ingin bermitra dengan Jepang terkait penanggulangan bencana, Ganjar juga tertarik jalin kerja sama di bidang budaya dan pendidikan/Foto: dok humas provinsi jateng

Mili.id - Terima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji di Jawa Tengah (Jateng), Selasa (21/12), Gubernur  Ganjar Pranowo menyampaikan ingin bermitra dengan Jepang terkait penanggulangan bencana. 

“Kunjungan Pak Kenji, Duta Besar Jepang ke banyak tempat yang ada di Jawa Tengah. Sudah sejak kemarin masih di sini, ada beberapa hal yang ingin dibicarakan, tentu saja kerja sama dua negara,” ujar Ganjar, seusai pertemuan tersebut.

Baca juga: 96 Persen Penyelamatan Bencana Dilakukan Masyarakat, BPBD Jatim Perkuat Desa Tangguh

Dikatakan, Jepang sudah banyak berinvestasi di Indonesia. Karenanya perlu meningkatkan kerja sama terutama di Jawa Tengah. Jalinan kerja sama dinilai sangat penting bukan hanya di bidang industri saja, melainkan di bidang pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia

“Sudah banyak investasi dari Jepang yang sudah masuk, dan kita akan tingkatkan kerja sama itu. Tadi beliau pesan Jepang ingin banyak berinvestasi ke Jawa Tengah, dan saya diminta untuk membantu mendengarkan yang menjadi potensi untuk beinvestasi ke Jawa Tengah,”  lanjutnya.

“Presiden ingin mengembangkan transportasi berbasis listrik, Jepang punya pengalaman yang cukup bagus. Saya kira kesempatan kita untuk kerja sama tidak hanya untuk industrinya, tapi kita tawarkan untuk persiapan sumberdaya manusia, bisa belajar soal pendidikannya,” papar gubernur.

Ganjar menambahkan, tak kalah pentingnya adalah melakukan pendekatan dengan Jepang melalui kebudayaan. Sebab, Jepang dikenal sebagai negara yang sampai saat ini aktif melestarikan budayanya. 

Baca juga: Komunitas di Sidoarjo Deklarasikan Ganjar Pranowo Sebagai Calon Presiden

Di samping itu, Jepang juga akan melalukan kerja sama untuk menanggulangi terorisme. Bagaimana mencegah terorisme dan deradikalisasi. 

“Yang kedua tentu saja pendekatan yang bisa kita lakukan melalui kebudayaan, karena Jepang punya budaya yang cukup tinggi dan selalu diuri-uri, hidup dan berkembang di masyarakat. Saya kira itu penting,” terangnya.

Ganjar juga tertarik membangun kerja sama dalam penanggulangan bencana. Apalagi, ia pernah berkunjung dan melihat langsung penanganan kebencanaan di wilayah tersebut.

Baca juga: BAMUSI Surabaya Siap Menangkan Ganjar Pranowo

“Rasa-rasanya Jawa Tengah berkepentingan membangun kerja sama dalam bidang penanggulangan bencana. Kebetulan saya pernah berkunjung ke sana dan kemudian kita akan melakukan kerja sama itu. Jadi menurut saya sangat bagus,” tegasnya.

Sementara Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji menuturkan, ada sebanyak 21 perusahaan dan 300 orang warga Jepang di Jawa Tengah. 

Menurutnya, mereka berkontribusi besar dalam menumbuhkan ekonomi di Jawa Tengah. “Saya ingin meningkatkan hubungan ekonomi dan berbagai bidang lebih lanjut di masa depan. Dan saya juga berbicara dengan Pak Gubernur untuk bidang keamanan, pendidikan dan kebudayaan, meningkatkan kerja sama ini lebih lanjut,” tandasnya.

Editor : Redaksi



Berita Terkait