LDII Surabaya Laksanakan Program Lima Sukses Ramadhan sebagai Agenda Pembinaan Tahunan

LDII Surabaya Laksanakan Program Lima Sukses Ramadhan sebagai Agenda Pembinaan Tahunan © mili.id

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surabaya mencanangkan program “Lima Sukses Ramadhan” sebagai agenda pembinaan keagamaan selama bulan suci 1447 Hijriah/2026 Masehi. Program tersebut meliputi sukses puasa, sukses shala

Mili.id — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surabaya mencanangkan program “Lima Sukses Ramadhan” sebagai agenda pembinaan keagamaan selama bulan suci 1447 Hijriah/2026 Masehi. Program tersebut meliputi sukses puasa, sukses shalat tarawih, sukses tadarus Al-Qur’an, sukses meraih lailatul qadar, dan sukses menunaikan zakat fitrah.

Wakil Ketua DPD LDII Kota Surabaya, Nur Kholis, menyatakan program tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang difokuskan pada penguatan ibadah sekaligus pembinaan spiritual warga.

Baca juga: Bedah Buku di UINSA Surabaya Jadi Ruang Dialog LDII, NU, dan Muhammadiyah Soal Pendidikan Modern

“Ramadhan adalah bulan pembinaan. Kami ingin warga benar-benar memaksimalkan ibadah dan memperbaiki diri,” ujar Nur Kholis di sela kegiatan media gathering bersama wartawan di Kantor DPD LDII Surabaya, Jumat (28/2/2026).

Ia menjelaskan, selain sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah personal, lima program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kepedulian sosial di lingkungan warga LDII. Menurutnya, Ramadhan tidak dimaknai sekadar rutinitas ibadah tahunan, tetapi sebagai fase evaluasi dan peningkatan kualitas diri.

Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan, DPD LDII Kota Surabaya mengimbau jamaah di masjid-masjid naungan LDII untuk melaksanakan i’tikaf, mulai setelah shalat tarawih hingga menjelang subuh. Kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai sarana muhasabah dan penguatan spiritual dalam rangka meraih keutamaan malam lailatul qadar.

Baca juga: LDII Gresik Salurkan 1.500 Paket Santunan Untuk Diberikan Kepada Anak Yatim dan Dhuafa

Di bidang sosial, LDII Kota Surabaya juga menggelar santunan bagi anak yatim selama Ramadhan. Seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat, penyaluran santunan dilakukan secara desentralisasi oleh masing-masing Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Surabaya.

Menurut Nur Kholis, mekanisme tersebut dipilih agar distribusi bantuan lebih merata dan menjangkau lebih banyak penerima. Dana santunan dihimpun secara mandiri dari warga LDII sebagai bentuk gotong royong internal organisasi.

Terkait pelaksanaan shalat Idul Fitri, LDII Kota Surabaya tidak memusatkan kegiatan pada satu lokasi. Shalat Ied akan dilaksanakan di masing-masing wilayah PC dan PAC. Ia menegaskan, untuk penetapan hari raya Idul Fitri, LDII mengikuti keputusan resmi pemerintah.

Baca juga: Berantas Tuberkulosis, Menko PMK: Pemerintah Hidupkan Program TOSS dan Desa Siaga TB

Kebijakan tersebut sejalan dengan ketentuan penetapan awal dan akhir Ramadhan serta 1 Syawal yang ditetapkan pemerintah melalui sidang isbat, sebagaimana praktik yang berlaku secara nasional.

Dengan pelaksanaan program “Lima Sukses Ramadhan” tersebut, DPD LDII Kota Surabaya menyatakan berharap terbentuk pribadi warga yang lebih disiplin, berakhlak, dan memiliki solidaritas sosial yang kuat, baik di lingkungan internal organisasi maupun di tengah masyarakat luas.

Editor : Redaksi



Berita Terkait