Surabaya, mili.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi kepada wisudawan terbaik Universitas Terbuka (UT) Surabaya berupa pilihan hadiah umrah atau beasiswa S2. Penghargaan ini diumumkan dan dibrikan secara simbolis saat prosesi wisuda di Surabaya, Minggu (19/10/2025).
Wisudawan terbaik UT Surabaya, Tuty Alawiyah, meraih IPK 3,91 dan berhak memilih hadiah tersebut.
Baca juga: Pemprov Jatim Pastikan Pengambilan PIN SPMB Tetap Bisa Tanpa SKL, Antrean Terpantau Lancar
Pemberitan apresiasi dari Gubernur Jatim itu secara simbolis disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai. Aries juga menyampaikan pesan gubernur Khoiffah Indar Parawansa yang saat itu berhalangan hadir, agar para lulusan terus belajar, menjaga integritas, dan mengabdikan ilmu untuk masyarakat.
“Ibu Gubernur memberikan pilihan kepada wisudawan terbaik, apakah ingin melanjutkan S2 di Universitas Terbuka atau menerima hadiah umroh. Jawabannya dapat disampaikan kepada Ibu Direktur UT Surabaya untuk diteruskan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, yang hadir mewakili Gubernur.
Kadindik Jatim Aries Agung Paewai saat mewakili Gubernur Jatim di prosesi wisuda Universitas Terbuka Surabaya
Ia menuturkan bahwa Gubernur Khofifah berpesan agar prestasi akademik yang diraih menjadi awal dari perjalanan baru dalam pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, nilai seorang sarjana tidak hanya diukur dari ijazah, tetapi dari manfaat yang diberikan kepada lingkungannya.
Aries juga menilai Universitas Terbuka telah membuktikan konsep pendidikan tanpa batas ruang dan waktu.
"Keterbatasan waktu bukan lagi alasan untuk tidak menimba ilmu. Inilah makna sejati pendidikan terbuka memberikan kesempatan kedua, bahkan seribu kesempatan bagi siapa pun yang ingin maju," tuturnya.
Baca juga: Pancasila Jadi Fondasi Perdamaian Dunia, Khofifah: Jangkar Moral Hadapi Tantangan Global
Aries berpesan agar para wisudawan terus belajar, menjaga integritas, dan memanfaatkan ilmu untuk memberdayakan sesama di era digital. “Teruslah belajar tanpa henti. Dunia tidak akan menunggu, siapa yang berhenti belajar akan tertinggal jauh,” katanya.
“Pegang teguh integritas dan karakter. Di dunia digital yang serba cepat, kejujuran adalah mata uang paling berharga. Ilmu tanpa karakter ibarat kapal tanpa kompas,” lanjut Aries.

Sementara itu, Direktur Universitas Terbuka (UT) Surabaya, Dr. Suparti, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Baca juga: Khofifah Sebut Pesantren Benteng Moral Bangsa, Genggong Jadi Inspirasi Generasi Santri
“Ya alhamdulillah, tadi memang saya membisiki Pak Aries bahwa kami punya mahasiswa prestasi meskipun kami tidak membinanya sejak dini, tapi mereka berprestasi pada saat mereka kuliah,” ujarnya.
Suparti menjelaskan bahwa mahasiswa berprestasi tersebut termasuk salah satu yang terbaik dan telah ditawari dua pilihan hadiah, yakni melanjutkan studi S2 di Universitas Terbuka atau berangkat umrah. Namun, pihaknya belum menanyakan secara langsung pilihan yang akan diambil oleh wisudawan tersebut.
"Jadi, begitu saya cerita tadi langsung beliaunya sambung ke Bu Gubernur. Nah itu bentuk kerja sama kami kepada pemerintah baik provinsi, kabupaten, dan kota. Kami di UT itu kan tidak banyak sumber dayanya, tapi mahasiswa kami 42.600 orang,” tambahnya.
Suparti menuturkan, dari jumlah tersebut, Universitas Terbuka terus berupaya menjalin sinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung proses akademik dan fasilitas mahasiswa.
Editor : Fahrizal Tito
